Ida Laboratories Mulai Pasarkan Produk Kosmetik “CANMAKE”

Ida Laboratories Mulai Pasarkan Produk Kosmetik “CANMAKE”(Jakarta) Ida Laboratories, perusahaan kosmetik yang berkantor pusat di kota Shinjuku, Metropolitan Tokyo, mulai memasarkan produk kosmetik merek “CANMAKE” di Indonesia, yang acaranya digelar Rabu (05/08) serta melaksanakan demo pemakaian produk dengan tren make-up “kawaii”.


Produk kosmetik CANMAKE yang dipasarkan di Indonesia mencapai 30 jenis antara lain foundation, eyeshadow, mascara, blush on, lipstik dan lainnya yang tersedia di 15 lokasi di Jakarta toko-toko farmasi seperti jaringan apotik Guardian di mall-mall besar di Jakarta, AEON Mall BSD City, Summarecon Mall Bekasi dan lainnya. Juga di Jayanata Beauty Plaza Mawar, Surabaya, dengan keseluruhan 16 lokasi yang menjual produk brand ini.


Selain itu, CANMAKE juga bisa didapatkan melalui beberapa partner online shop resmi seperti, nihonmartbeauty.com, blibli.com, dan sociolla.com.


Layaknya di Jepang, produk ini tidak hanya aman dan nyaman untuk kulit tetapi juga banyak pilihan warna dan jenisnya. Dibandingkan dengan brand produk kosmetik luar negeri lain pun harganya lebih murah.


Sering dikatakan make-up di Indonesia bisa luntur karena suhu dan kelembapan tinggi, namun make-up CANMAKE ini tidak mudah luntur dan tahan lama. Seperti umumnya di Jepang, produk ini juga berfungsi sebagai sunblock.


Overseas Sales Manager, Kaori Anzai mengatakan, “Kami ingin salah satu pop culture Jepang ini bisa dinikmati. Tentunya kami akan membuka lebih banyak toko, menghadirkan produk-produk baru dan lebih banyak promosi sehingga pelanggan tidak bosan.”


Dalam demo produk ditunjukkan secara langsung 2 jenis tren make-up “kawaii” dan “cool”. Serta dijelaskan juga tren Summer Make-up di Jepang tahun ini yang cocok dengan warna dan keadaan kulit wajah orang Indonesia.


Produk CANMAKE selama 30 tahun telah tersedia di 850 toko di Rusia, Amerika, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, Filipina dan negara-negara lainnya. Secara keseluruhan, pemasukan dari penjualan di luar negeri mencapai 10% dan mulai saat ini penyebaran di luar negeri akan terus diperluas.