Agate & Altermyth Wakili Indonesia Perkenalkan Game Dalam Negeri di Tokyo Game Show 2012
Selasa, 25 September 2012 00:41
(Chiba-Jepang) Agate Studio dan Altermyth, 2 perusahaan pembuat game di Jakarta dan Bandung, mewakili Indonesia memperkenalkan game karya 13 developer dalam negeri kepada dunia dalam ajang game tahunan Tokyo Game Show 2012, di Chiba.
Keikutsertaan dalam ajang Tokyo Game Show (TGS) 2012 merupakan yang pertama kalinya bagi Indonesia, sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan karya 13 developer game dalam negeri, tidak hanya di Jepang, tapi juga di seluruh dunia.
“Dengan keikutsertaan 13 developer game Indonesia yang diwakili Agate dan Altermyth, menurut saya merupakan prestasi bagi Indonesia di taraf global. Melalui TGS, kami dapat memperlihatkan kemajuan Indonesia di bidang game”, ujar Bima, Public Relationship Officer Agate.
Hendra Susanto, Director of Outsource and Develompent Altermyth juga menambahkan, “Ini diharapakan dapat menjadi awal yang baik bagi perkembangan game Indonesia”.
Kedua developer game Indonesia ini bergabung dalam satu stand “Indonesia Game Studios” di area Asia New Stars, dan memamerkan karya-karya 13 developer game di Indonesia yang sudah dirilis maupun yang akan dirilis, seperti Educa Studio, anantarupa Studios, Magato Studio, Tinker Games, dan Toge Productions.
Meski masih belum memiliki nama di mata dunia, namun Agate dan Altermyth menyatakan optimis, game Indonesia dapat bersaing dengan produk game internasional.
“Perkembangan game di Indonesia dibandingkan luar negeri, ibaratnya masih dalam masa pertumbuhan. Dari segi pengalaman kita masih kurang dibanding developer luar negeri. Tapi kami optimis suatu saat pasti terkejar dan dunia luar bisa mengenal game Indonesia”.
Perkembangan developer game di Indonesia mengalami perkembangan setiap tahunnya, dan hingga sekarang sudah terdapat sekitar 50 game studio di Indonesia.
Hendra juga menambahkan, pengunjung TGS 2012 mengaku terkejut dengan perkembangan game di Indonesia, dan terlihat antusias dari mereka untuk bekerjasama dengan Indonesia.
“Reaksi mereka sebagian besar terkejut. Mereka tidak menyangka Indonesia sudah semaju ini, mereka pikir Indonesia masih primitif”, ujar Hendra.
Tokyo Game Show 2012 yang diorganisir Computer Entertainment Supplier’s Association (CESA) bersama Nikkei Business Publications, Inc. (Nikkei BP), diselenggarakan di Makuhari Messe Convention Center, Kota Chiba, Prefektur Chiba, sejak tanggal 20 hingga 23 September dan dihadiri sekitar 195 ribu pengunjung dengan total peserta sekitar 180 developer dan 1,550 stand. (AV)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|