Popularitas Tuna Dorong Kenaikan Ekspor
Senin, 04 Februari 2013 00:29
(JAKARTA – Indonesia) Ikan tuna merupakan elemen penting dan populer dalam hidangan Jepang. Tingkat konsumsi yang tinggi membuat kebutuhan harus dicukupi dengan mengimpor dari negara lain termasuk Indonesia. Tahun demi tahun ekspor tuna ke Negeri Sakura makin meningkat.
Menurut data FAO 2011, masyarakat Jepang mampu mengkonsumsi ikan per tahun mencapai 56,7 kg Pada 2011 konsumsi totalnya diperkirakan 270.000 ton merupakan yang terbesar di seluruh dunia. Bahkan karena populernya tuna, baru-baru ini di pasar lelang Tsukiji, seekor tuna sirip biru terjual dengan harga tinggi yakni USD 1,3 juta.
Jepang mencukupi kebutuhan dengan mengimpor dari beberapa negara. Pemasok terbesarnya Taiwan yang menguasai 20% pangsa pasar kemudian diikuti Korea 14%, Indonesia 9%, Australia 9% dan Cina 8%. Ekspor Indonesia mencapai rata-rata 400 ton tuna segar per minggu, akibat gempa Sendai sempat turun hingga 50 persen dan kini telah kembali normal.
Berdasarkan data Kementerian Perikanan dan Kelautan, ekspor tuna cenderung meningkat, terutama ke AS dan Jepang. Pada 2009 mencapai 131.000 ton kemudian sempat turun 2010 yang hanya 122.450 ton namun meningkat kembali pada 2011 menjadi 141.774 ton. Meskipun belum ada nilai resmi, ekspor tuna 2012 mencapai 14% dari seluruh komoditas perikanan. Tuna menempati posisi kedua setelah udang.
Secara nominal, pendapatan dari ekspor tuna telah meningkat sejak 2009, dari USD352 juta menjadi USD383 juta pada 2010 dan menjadi USD499 juta pada 2011. Tahun lalu ekspor tuna melonjak menjadi USD720 juta.
Ikan tuna digemari karena kaya akan zat protein, omega-3, niacin, tiamin, selenium, triptofan, fosfor, magnesium dan vitamin B6. Ada lima jenis tuna yakni Albacore, Bluefin (tuna sirip biru), Skipjack, Yellow fin (tuna sirip kuning) dan bigeye.
Indonesia merupakan penghasil tuna terbesar di dunia, menguasai 15% total produksi diikuti oleh Filipina, Cina, Jepang, Korea, Taiwan dan Spanyol. Tuna yang dihasilkan paling banyak adalah jenis Bigeye dan Yellowfin. Kawasan timur Indonesia, meliputi Maluku, Sulawesi dan Papua menyumbangkan sekitar 80% hasil tangkapan ikan tuna nasional.(BN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
