Aeon Akan Bangun Mall di BSD City
Senin, 11 Maret 2013 00:29
(JAKARTA) Kelas menengah Indonesia yang terus tumbuh turut menarik minat Aeon Mall, berekspansi ke Indonesia. Bekerjasama dengan PT Sinar Mas Land, operator pusat perbelanjaan terbesar di Jepang ini akan mendirikan mall di BSD City, Tangerang, Banten.
“Kami membuka mall di Indonesia, pertama karena pertumbuhan ekonomi dan pendapatan domestik bruto stabil 6%. Kedua adalah meningkatnya golongan pendapatan menengah ke atas dari 35% pada 2010 dan diperkirakan menjadi 50% pada 2020.” Ungkap Okazaki Soichi, CEO Aeon Mall pada penandatanganan kerjasama, Jumat (08/03).
Okazaki menambahkan alasan pemilihan BSD City adalah karena lokasinya sebagai kawasan berkembang dan di pinggir kota. Bertambahnya kelas menengah diyakini akan turut meningkatkan pembelian rumah di luar perkotaan sehingga pasar konsumen akan terus bertumbuh.
Kerjasama kedua perusahaan akan berjalan di bawah bendera PT AMSL Indonesia. Alasan bermitra dengan Sinar Mas Land karena perusahaan ini telah berpengalaman 40 tahun lebih mengembangkan properti bersama perusahaan Jepang lain. Rencananya, pembangunan Mall ini akan dilakukan pertengahan 2013 dan diharapkan dibuka akhir 2014.
Sementara itu, Managing Director of Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra menyatakan, “Investasi di luar tanah di BSD sebesar USD60 juta, share holding Sinar Mas memegang 33% dan Aeon Mall 67%.”
Mall baru ini akan dibangun di lahan seluas 100.000 meter persegi, luas lantai 125.000 meter persegi dan direncanakan memiliki 190 tenant. Seperti konsep Aeon Mall di Jepang, pusat perbelanjaan ini akan diisi General Merchandise Store, dilengkapi pusat fashion, kebutuhan rumah tangga, hiburan serta tempat bermain anak. Sehingga mall empat lantai ini cocok digunakan sebagai tempat menghabiskan waktu seharian bersama keluarga.
Pada hari yang sama, Aeon juga mengumumkan area toko kedua seluas 200.000 meter persegi di Deltamas, Bekasi, Jawa Barat yang diharapkan bisa dibuka setelah 2015.
Aeon memulai langkah pertama perluasan usaha ke manca negara dengan memulai bisnisnya di Malaysia pada 1984. Kini telah memiliki 30 toko, termasuk keputusan tahun lalu mengakuisisi Carrefour. Presiden Aeon ASEAN, Oyama Nagahisa menyatakan, “Tak perlu diragukan lagi. Indonesia telah menjadi tujuan investasi utama di ASEAN.”
Oyama menambahkan, Aeon ingin mempercepat apa yang telah dilakukan selama 30 tahun di Malaysia menjadi hanya dalam waktu 10 tahun di Indonesia.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
