Pertumbuhan Pasar Mobil Dongkrak Penjualan Asuransi


(Jakarta) Pasar otomotif yang terus tumbuh secara positif turut membawa kenaikan pada penjualan asuransi. Data Asosiasi Asuransi Umum menunjukkan adanya peningkatan sebesar 12,7%.

“Penjualan asuransi mengalami kenaikan dari Rp 10,2 triliun pada 2011 menjadi Rp 11,5 triliun pada 2012,” ungkap Eko Sulistyo, Head of Motor Business Dept, Tokio Marine, perusahaan asuransi asal Jepang melalui email.


Memiliki mobil di Indonesia memang cukup beresiko, bermacam musibah dapat menimpa kapan saja. Mulai dari pencurian, kecelakaan atau bahkan kerusuhan. Kejadian terakhir yang membekas di benak adalah banjir Jakarta yang merendam mobil. Tak bisa dipungkiri asuransi menjadi pilihan perlindungan ketika konsumen memutuskan membeli kendaraan roda empat ini.


Salah satu yang turut menikmati pasar otomotif adalah Tokio Marine, perusahaan patungan antara Tokio Marine Asia Pte. Ltd. dan PT Asuransi Jasa Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di bidang asuransi kerugian. Perusahaan ini telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1975.


PT Asuransi Tokio Marine Indonesia mempunyai pengalaman dalam bidang asuransi kerugian seperti kebakaran, rekayasa, kendaraan bermotor, pengangkutan, kecelakaan diri, dan aneka asuransi lainnya.


Pada 2012 silam, perusahaan ini berhasil membukukan penjualan sebesar USD24 juta atau Rp220 miliar, naik kurang lebih 25% dari tahun sebelumnya dan menguasai 2% pangsa pasar. Meskipun tidak membatasi merek mobil yang ditangani, kebanyakan asuransi yang ditangani Tokio Marine berasal dari pabrikan Jepang.


Asuransi otomotif kini menguasai porsi cukup besar, sekitar 30% dari total industri asuransi umum. Jika merujuk data 2012 berarti nilainya sekitar 3,45 triliun.


Penjualan asuransi otomotif nampaknya akan tetap bersinar tahun ini mengikuti proyeksi penjualan mobil yang diperkirakan naik hingga 1,2 juta unit.