Kawasaki Heavy Produksi Ethanol dari Batang Padi
Selasa, 11 Juni 2013 00:57
(Tokyo) Kawasaki Heavy Industries Ltd telah mengembangkan teknologi untuk memproduksi ethanol dengan menggunakan batang padi sebagai bahan bakunya, dengan modal 40 yen (sekitar Rp 3.750) per liternya, tidak jauh berbeda dengan biaya produksi bio ethanol berbahan dasar tebu yang dibuat di Brazil atau lokasi lainnya.
Kawasaki, yang telah melakukan riset dan eksperimen dengaan dukungan dari Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (Nourinsuisansho/MAFF) di pabrik Kagami, Prefektur Akita sejak tahun 2009, berencana memproduksi bio fuel untuk mobil.
Teknologi yang digunakan untuk memproduksi bio ethanol dari batang padi ini cukup sederhana, karena hanya menggunakan air panas guna menguraikan bahan baku, berbeda dengan metode konvensional untuk menguraikannya yang memakai asam sulfur dan enzim, sehingga biaya produksinya jadi lebih murah.
Saat ini, di pabrik Kagami yang luasnya 4.800 meter persegi, kapasitas produksinya sebesar 200 liter per hari, dengan tingkat konsentrasi ethanolnya sebesar 99.5 persen.
Bio ethanol, yang saat ini mendapat perhatian karena menjadi alternatif energi bersih, awalnya menggunakan bahan baku dari bahan makanan seperti sari pati gandum, namun karena dalam beberapa tahun terakhir dunia mengalami kekurangan persedian bahan makanan maka dicari alternatif bahan baku baru, salah satunya batang padi.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
