Penerima Beasiswa Monbukagakusho Berangkat April


(JAKARTA) Gempa besar di wilayah Tohoku dua tahun silam ternyata tak menyurutkan minat pelajar Indonesia melanjutkan studi ke Negeri Sakura. Tahun ini sebanyak 78 orang penerima beasiswa pemerintah Jepang akan diberangkatkan, naik sekitar 39 persen dari tahun 2012 yang hanya 56 orang.

“Sudah dua tahun berlalu sejak peristiwa bencana besar di Jepang Timur, warga terus bersatu dan berusaha untuk bangkit kembali. Hari ini anda turut serta membangun kembali Jepang bersama masyarakat,” ungkap Shimokawa Makita, Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia dalam kata sambutannya, Rabu (27/03) di Kedutaan Jepang, Jakarta.


Pada acara pelepasan dan orientasi penerima beasiswa pemerintah Jepang ini, Shimokawa juga berharap, kelak di masa depan para penerima beasiswa bisa menjadi jembatan pengikat Indonesia-Jepang dan berkontribusi bagi pembangunan kedua negara.


Penerima beasiswa Monbukagakusho dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Tahun 2011 penerima beasiswa sebanyak 46 orang, kemudian meningkat menjadi 56 orang, dan di tahun 2013 ini menjadi 78 orang. Mereka akan diberangkatkan 1 April mendatang.


Jumlah itu terbagi dalam beberapa program, yakni D2 sebanyak 20 orang, D3 sebanyak 21 orang, dan S1 ada 4 orang. Tambahan 33 orang berasal dari program Research Student. Mereka terpilih dari sekitar 8000 orang yang mendaftar. Jumlah pendaftar terbanyak berasal dari program S1 yakni 4613 orang.


Acara pelepasan juga diisi dengan paduan suara persembahan dari para penerima beasiswa D2, D3 dan S1. Mereka menyanyikan dua buah lagu yakni ‘Tanah Airku’ dan sebuah lagu Jepang ‘Ashita e no Kaerimichi’.


“Perasaan saya senang mendapat beasiswa ini tapi cukup sedih akan jauh dari rumah,” ungkap Sanny Soedjatmiko Hartanto, penerima beasiswa D3/ College of Technology. Alumni SMA St. Louis 1, Surabaya ini mengungkapkan minatnya untuk mempelajari robotika dan bercita-cita dapat masuk The University of Tokyo selepas D3.


Pada kesempatan yang sama, Fatmawati Djafri, peserta program Research Student menyatakan, “Saya memilih Waseda University karena ada kecocokan riset saya dengan bidang ilmu profesor yang telah saya kontak sebelumnya.” Alumni UGM ini juga menambahkan, ketertarikannya memilih Waseda karena banyaknya mahasiswa asing dan kegiatan dari komunitas internasional.


Tahun ini pemerintah Jepang memberikan tunjangan per bulan sekitar 117 ribu yen untuk penerima beasiswa D2 hingga S1 dan 144 ribu yen untuk mahasiswa program research student.(BN)


Banner