Sharp Rayakan Pencapaian Produksi Lemari Es Yang ke-10 Juta Unit
Kamis, 10 May 2012 21:29
(Jakarta-Indonesia) PT. Sharp Electronics Indonesia (SEID), Kamis (10/05), merayakan pencapaian produksi lemari es yang ke-10 juta unit, di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.
Unit yang ke-10 juta ini, selesai diproduksi pada hari Kamis (10/05) pukul 6.35 pagi.
Angka 10 juta termasuk di dalamnya semua jenis produk lemari es yang sudah dipasarkan, serta produk baru King Samurai, yang akan dipasarkan mulai minggu depan, dengan kapasitas isi 415 liter, serta merupakan model lemari es Sharp terbesar yang diproduksi di Indonesia.
“Prestasi yang dicapai PT Sharp Electronics Indonesia sungguh luar biasa, sangatlah tidak mudah bagi suatu perusahaan mampu mencapai produksi sampai puluhan juta seperti ini. Kami mengharapkan semangat dan komitmen ini terus dijaga dan ditingkatkan dengan dukungan semua pihak” ujar Budi Dharmadi, Direktur Jendral Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian RI.
Dengan pencapaian 10 juta, SEID menargetkan penjualan lemari es tahun ini meningkat 10 hingga 15 persen dibanding tahun lalu, menjadi 1,4 juta unit, dengan pangsa pasar sebesar 37 persen.
“Sejak Januari hingga April 2012, total penjualan lemari es Sharp sudah mencapai 520 ribu unit, dengan penjualan terbesar pada lemari es satu pintu. Hal ini dikarenakan, kisaran harga yang lebih murah dibandingkan dengan lemari es dua pintu, sehingga permintaan masyarakat besar” ungkap Herdiana Anita, General Manager Product Marketing PT Sharp Electronics Indonesia.
Dalam sambutannya, Toshio Sone, Direktur Home Appliance PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan, “Kedepannya untuk mencapai jumlah produksi ke 20 juta unit, 30 juta unit, kami bermaksud untuk membangun No.1 Brand dengan mengeluarkan produk-produk yang unggul dalam kelas dan kualitasnya”.
Rencananya, SEID akan membangun pabrik ke-30 di Karawang, yang akan mulai beroperasi tahun 2013 mendatang. Selain itu, kegiatan produksi lemari es dan mesin cuci akan dipindahkan ke pabrik baru.
Pabrik Sharp di Karawang dibangun di lahan seluas 322 hektar, dengan investasi senilai 10 miliar yen, dan kapasitas mesin yang lebih banyak dari pabrik utama di Pulogadung. (Lavina)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|