Update Terakhir: 17:59 - 10 Jun 2011.

Hatta Rajasa : "Indonesia Tidak Tambah Pasokan Gas Untuk Jepang"

(Jakarta-Indonesia) Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa Jumat (15/04) menyatakan, pemerintah Indonesia tidak akan menambah jumlah pasokan gas ke Jepang, karena harus memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Mereka tahu, Indonesia tidak memiliki banyak slot, dan saat ini tidak ada stok diatas yang sudah ada saat ini," ujar Hatta.

Pernyataan ini disampaikan Hatta menanggapi permintaan yang diajukan Wakil Menteri Luar Negeri Kikuta Makiko, saat menghadiri Steering Committe of the Metropolitan Priority Area di Jakarta pada pertengahan Maret silam, agar Indonesia meningkatkan pasokan minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) ke Jepang, untuk mengatasi kurangnya pasokan listrik paska terjadinya bencana gempa, dan tsunami, serta krisis di pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima.

Sementara di tempat yang berbeda, Deputi Menteri Koordinator Perekonomian bidang Industri, dan Perdagangan Eddy Putra Irawady menyatakan, penambahan pasokan gas ke Jepang harus merujuk pada Undang-undang Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN), yang telah disahkan DPR pada akhir bulan Oktober 2010.

"Kami terikat UU APBN, yang menyatakan bahwa kebutuhan gas dalam negeri harus ditambah," ujar Eddy.