Update Terakhir: 17:59 - 06 Jun 2011.

Sony Sewa Penyelidik Swasta Lacak Peretas Jaringan PlayStation

Sony Corp Selasa (03/05) menyatakan, menyewa penyelidik swasta untuk melacak peretas komputer, yang mencuri data pribadi lebih dari 100 juta pemain game online.

Sony menyewa mantan agen khusus US Naval Investigative Service, untuk melakukan penyelidikan, bersamaan dengan ahli keamanan dari Guidance Software, dan Provity.

Meski para penyelidik belum bisa memastikan, siapa otak dibalik serangan itu, namun menurut Wall Street Journal, sejumlah serangan dilakukan peretas dengan menggunakan server dari Malaysia, namun belum dapat dipastikan apakah serangan itu dilakukan oleh peretas asal Malaysia, atau hanya menggunakan server yang ada di Malaysia.

Pada hari Selasa, Sony mengungkapkan data pribadi 25 juta pelanggan Sony Online Entertainment (SOE) dicuri, dan juga berdampak pada 77 juta pemain game jaringan PlayStation.

Selain itu, Sony juga menjelaskan data kartu kredit 10,700 pelanggan di Austria, Jerman, Belanda, dan Spanyol, turut di curi.

Lebih lanjut juru bicara Sony mengakui, tidak tahu kapan, atau dimana akan terjadi serangan, "Mereka peretas, Kami tidak tahu dimana mereka akan melakukan serangan lagi."

Juru bicara Sony juga menyatakan, sampai sejauh ini belum ada bukti data pribadi yang dicuri telah digunakan untuk mengambil keuntungan finansial.

Saat ini, jaringan PlayStation tetap offline, setelah dihentikan sementara selama lebih dari dua pekan, sejak pertama kali Sony menemukan adanya indikasi serangan yang dilakukan peretas.