NEDO & PT Semen Padang Kerjasama Untuk Olah CO2 Guna Hasilkan Energi [31/10-18:31]
Ditulis oleh Administrator Senin, 31 Oktober 2011 18:31
(Padang-Indonesia) Menteri Perindustrian Muhammad Sulaeman Hidayat, Rabu (26/10) meresmikan proyek pembangkit listrik yang merupakan kerja sama NEDO (New Energy and Industrial Technology Development Organization) Jepang dan PT Semen Padang, untuk mengolah gas karbon dioksida (CO2) menjadi listrik.
Acara peresmian juga dihadiri Direktur utama PT Semen Padang Munadi Arifin, dan Executive Director PT NEDO Ueda Fumio.
Proyek pembangkit listrik yang dinamakan Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG), merupakan yang pertama kali diterapkan pada industri semen Indonesia. Proyek ini memanfaatkan gas buang dari pembuatan semen di pabrik Indarung V, dan mampu menghasilkan listrik sebesar 8,5 MW, sehingga diperkirakan mampu menghemat biaya sekitar 20 persen.
Menurut MS Hidayat, PT Semen Padang memiliki kapasitas produksi 6,3 juta ton per tahun dengan kebutuhan batubara sebanyak 760 ribu ton/tahun yang berpotensi menghasilkan emisi CO2 cukup besar. "Dengan diterapkannya WHRPG diharapkan emisi CO2 yang dihasilkan dapat berkurang sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi, serta meminimalkan dampak lingkungan dan memperlambat pemanasan global," katanya.
Selain bisa menghemat energi, proyek ini dapat membantu meminimalkan emisi gas CO2 bisa dikurangi hingga sebesar 46 ribu ton per tahun melalui mekanisme pembangunan bersih (Clean Development Mechanism).
Proyek WHRPG untuk pertama kalinya ini dimulai pada sejak 2009 dengan biaya 2 miliar yen atau sekitar Rp 220 miliar. Teknologi ini juga diharapkan dapat diterapkan kepada produsen semen lainnya guna melakukan efisiensi penggunaan energi yang akan semakin mahal pada masa mendatang.
NEDO merupakan lembaga pemerintahan Jepang yang melakukan berbagai penelitian dan pengembangan di bidang energi terbarukan dan konservasi energi. Untuk proyek ini NEDO menanggung 65 persen untuk biaya pengadaan peralatan.
"Saat ini kami mengamati Indonesia sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat. Untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang sangat penting adalah caramemanfaatkan energi secara benar," ujar Ueda. (II)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|