Fumakilla Basmi Nyamuk di Indonesia Dengan Obat Bakar
Ditulis oleh administrator Sabtu, 18 Desember 2010 00:35
(Jakarta-Indonesia) PT Fumakilla Indonesia berupaya meningkatkan usahanya di Indonesia, guna mengantisipasi nyamuk-nyamuk yang semakin kebal terhadap pestisida, dan membawa penyakit seperti malaria, dan demam berdarah.
Menurut berita yang dilansir Kyodo News, PT Fumakilla Indonesia, anak perusahaan Fumakilla Ltd, yang berkantor pusat di Tokyo, mencatat peningkatan keuntungan 18 kali lipat dalam lima tahun terakhir. Sebagian besar peningkatan berasal dari penjualan produk utamanya yaitu obat nyamuk bakar.
"Pada tahun 2004, kami menemukan fakta bahwa nyamuk di sini lima sampai sepuluh kali lebih tahan pestisida dibanding nyamuk di Jepang, yang berarti obat nyamuk bakar di Jepang tidak cukup efektif membasmi mereka," kata Yamashita Shusaku Presiden Direktur PT. Fumakilla.
Menghadapi fakta yang ada, di tahun 2005, PT Fumakilla menambah dosis obat nyamuk bakar dua kali lipat dibanding perusahaan lainnya, namun dengan harga terjangkau dan tidak membebani keuangan perusahaan.
Selain itu, pada tahun 2008, perusahaan mengirimkan pegawainya yang dilengkapi sekitar 50 kendaraan berkeliling Pulau Jawa, yang merupakan pulau dengan populasi tertinggi di Asia Tenggara.
Para karyawan mendatangi para calon konsumen dari pintu ke pintu, dengan menargetkan toko individu serta perumahan untuk menjelaskan efektifitas produk.
Menurut Yamashita, upaya mereka berhasil, yang tercermin dalam tingkat penjualan di seluruh negeri.
Yamashita yakin pasar produk anti nyamuk di Indonesia, dengan populasi penduduk sekitar 230 juta jiwa, sangat menjanjikan, apalagi bila dibandingkan dengan pasar Jepang, yang nampaknya telah mencapai puncak.
"Mulai sekarang (di Indonesia), menurut saya orang yang ekonominya tidak terlalu berkecukupan, mampu membeli obat nyamuk bakar, dan orang yang mampu membeli obat nyamuk bakar juga mampu membeli peralatan versi elektriknya, serta semprotan aerosol," ujar Yamashita.
PT. Fumakilla telah berbisnis di Indonesia selama 20 tahun terakhir, dan mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi, sampai tahun 2015 berupaya meningkatkan penjualan hingga lima kali lipat. (Mayumi/KN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|