Permintaan Kipas Tradisional Uchiwa di Kagawa Alami Peningkatan
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 06 Juli 2011 14:41 Ditulis oleh Administrator Rabu, 06 Juli 2011 00:27
(Tokyo-Jepang) Kepala Asosiasi Produsen Kipas Tradisional Uchiwa Yamashita Kiyoshi, menyatakan permintaan pasar terhadap uchiwa meningkat pada musim panas ini, seiring dengan upaya penghematan energi karena kurangnya pasokan listrik akibat krisis yang terjadi di pembangkit nuklir Fukushima.
Menurut berita yang dilansir Kyodo News Selasa (05/07), para pengrajin uchiwa (kipas tradisional Jepang) di Marugame, Prefektur Kagawa, daerah penghasil uchiwa terbesar, saat ini sedang sibuk bekerja, bahkan tanpa libur.
"Biasanya setiap produsen lokal memproduksi sekitar 30 ribu kipas setiap harinya, namun, tahun ini jumlahnya meningkat sampai 20 persen," ungkap Yamashita.
"Bahkan, puncak produksi terbanyak yang biasanya terjadi pada bulan Juni sampai pertengahan Juli, tahun ini maju ke bulan Mei."
Lebih lanjut, Yamashita juga mengungkapkan, banyak produsen yang berupaya memenuhi permintaan konsumen, dengan mengoperasikan sejumlah mesin saat masa liburan, dan memperpanjang jam kerja. Namun, tidak semua produsen dapat melakukannya karena keterbatasan pasokan plastik, untuk membuat gagang kipas.
"Penghematan listrik kali ini, pasti sama pentingnya dengan tahun-tahun sebelumnya. Saya akan sangat senang jika situasi ini dapat membuat orang-orang menemukan kembali nilai kegunaan uchiwa," ujar Yamashita.
Berdasarkan data yang diungkapkan Yamashita, sejak tahun fiskal 2001, Marugame telah memproduksi lebih dari 100 juta kipas setiap tahunnya, dengan rekor tertinggi sebanyak 126,33 juta buah pada tahun fiskal 2007. Namun, jumlah itu turun menjadi kurang dari 100 juta sejak tahun fiskal 2009. (KN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|

