Nippon Club, Wadah Bagi Pencinta Bahasa & Budaya Jepang Mahasiswa Binus

(Jakarta-Indonesia) Bahasa dan budaya Jepang seperti animasi atau manga, saat ini cukup populer di kalangan pelajar dan mahasiswa, bahkan di sejumlah universitas telah dibentuk wadah bagi mahasiswa yang tertarik dengan Jepang, salah satunya Nippon Club di Universitas Bina Nusantara.


Nippon Club merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang didirkan tahun 1999, bergerak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan Jepang. Melalui wadah ini, mahasiswa dapat mempelajari bahasa serta kebudayaan negeri sakura.

Tidak hanya manga, ternyata beberapa kerajinan dan permainan Jepang juga menjadi sasaran utama para anggota yang bergabung, misalnya saja permainan igo (permainan strategi dengan menggunakan batu berwarna hitam dan putih), kerajinan tangan promise ring (gelang yang dibuat dari anyaman benang), dan washi ningyou (boneka Jepang dari kertas).

“Kalau pria, biasanya lebih tertarik mengambil kelas igo karena permainan ini jarang ditemui di komunitas Jepang lain, sedangkan untuk wanita, promise ring dan washi ningyo lebih populer”, ujar Tony Indra Sakti Santoso, ketua Nippon Club generasi ke-14.

Dari sebuah organisasi kecil pencinta Jepang, Nippon Club kini menjadi salah satu UKM yang cukup diminati mahasiswa Binus, dengan anggota sekitar 5000 orang yang sebagian besar berasal dari mahasiswa jurusan Teknologi Informatika.

Meskipun bukan dari fakultas sastra, namun tidak sedikit anggota baru sudah pernah belajar dan menguasai bahasa Jepang hingga N3 bahkan N2 (Noryoku Shiken atau Ujian Kemampuan Bahasa Jepang), sehingga dapat membantu anggota lain dalam pembelajaran bahasa.

“Pengajar kami bukan dosen, melainkan anggota Nippon Club yang memang sudah menguasai bidangnya atau dari awal belajar di sini, dan selanjutnya menurunkan ilmunya ke anggota baru”, tutur Tony.

Meski sempat terkendala tempat, namun sekarang semua kegiatan pembelajaran sudah dapat dilakukan di gedung sekretariat yang berlokasi di Jalan U no.6, Kemanggisan, Jakarta Barat, yang sekaligus merupakan tempat bermain dan belajar anggota Nippon Club.

Selain itu, wadah bagi pencinta kebudayaan Jepang ini setiap tahun mengadakan kegiatan dalam rangka merekrut anggota baru maupun memperkenalkan Nippon Club ke luar Binus, antara lain acara Bunkasai, Nippon no Hibi (workshop dan pameran hasil karya anggota), dan Nippon First Gathering (workshop perkenalan untuk mahasiswa baru).

Pada bulan Agustus silam, Nippon Club baru saja merayakan ulang tahun ke-13 melalui Bunkasai “Nikuri Tokyopolis” yang diselenggarakan di WTC Mangga Dua tanggal 25 dan 26 Agustus.

“Kami berharap melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan, para pencinta kebudayaan Jepang dapat berkumpul dan menjalin relasi dengan orang-orang atau organisasi lain”, ujar Tony. (AV)