Komik “Dragon Zakura” Versi Indonesia Diterbitkan September 2013
Jumat, 23 Agustus 2013 00:15
(Jakarta) Kabar gembira bagi para pecinta komik di tanah air, karena TG Right Studio bekerjasama dengan M&C akan menerbitkan komik “Dragon Zakura” versi Indonesia pada pertengahan September mendatang.
“Dragon Zakura” menceritakan seorang guru yang membantu sekelompok anak SMA dengan tingkat kemampuan akademis di bawah rata-rata agar dapat masuk ke perguruan tinggi favorit. Perjuangan para siswa untuk dapat meraih impian ini tidak berjalan dengan mulus karena banyaknya rintangan bahkan dari keluarga yang ragu dengan kemampuan mereka.
Sama dengan versi Jepangnya, rencananya komik “Dragon Zakura” versi Indonesia akan dibuat mengikuti alur aslinya, namun dengan tokoh serta lingkungan budaya yang telah disesuaikan dengan kondisi asli Indonesia.
“Sebenarnya kami mempertimbangkan beberapa kisah untuk dibuat dalam versi Indonesia, namun diantara semua kisah, Dragon Zakura yang paling cocok dengan budaya Indonesia,” ungkap COO TG Right Studio Tokyo Matsumoto Josh dalam pernyataan tertulisnya Kamis (22/08).
Menurut Matsumoto, Dragon Zakura akan mudah dipahami pecinta komik di tanah air karena tidak jauh berbeda dengan kenyataan yang terjadi di Indonesia, seperti stressnya para pelajar dalam menghadapi ujian atau banyaknya pelajar yang mengikuti les tambahan agar dapat memperoleh nilai yang baik.
Selain itu, masih sedikitnya pasar komik remaja di Indonesia juga menjadi salah satu alasan TG Right Studio semakin mantap memilih Dragon Zakura untuk dibuat versi Indonesia.
Matsumoto menambahkan, selama ini, komik Jepang (manga) terjemahan memang mendominasi pasar komik di tanah air, bahkan presentasenya lebih dari 80%. Namun dari jumlah tersebut pasar komik remaja (shonen/shojo) dinilai masih sangat kecil. Oleh karena itu, kehadiran komik Dragon Zakura versi Indonesia diharapkan dapat memenetrasi pasar komik remaja di tanah air dan menjadi tren baru, mengulang kesuksesannya di Jepang.
“Untuk saat ini kami masih berkonsentrasi mengembangkan proyek ini di Indonesia. Namun tidak menutup kemungkinan akan kami buat versi-versi lain untuk negara-negara Asia Tenggara lainnya,” ungkap Matsumoto.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|

