Kota Okawa, Pusatnya Industri Mebel di Fukuoka

(Jakarta) Kota Okawa yang terletak di Prefektur Fukuoka telah lama dikenal sebagai pusat mebel. Sejak ratusan tahun silam, Okawa telah terkenal dan saat ini pun masih banyak generasi muda pengrajin mebel kayu khas Okawa yang melanjutkan siklus bisnis itu.


Okawa yang dapat ditempuh satu jam perjalanan dari kota Fukuoka, telah menjadi kota manufaktur mebel terbesar di Jepang selama lebih dari 470 tahun lama nya, yang pertama kali berkembang sebagai pelabuhan dan pasar produk agrikultur serta kayu selama periode Edo (1603-1867).


Lokasi utamanya terletak di hilir Sungai Chikugo yang bermuara akhir di Laut Ariake membuatnya menjadi tempat yang strategis untuk perdagangan. Sungai Chikugo bermula di daerah pegunungan di Utara Kyushu dan kayu dikirimkan melalui jalur sungai yang kemudian berguna untuk bahan material bangunan atau pembuatan kapal laut. Pada pertengahan abad ke-20, kerajinan kayu menjadi industri utama Okawa.


Di Okawa terdapat banyak pabrik yang terbengkalai karena usahanya direlokasi ke Asia Tenggara. Namun masih banyak perusahaan yang berbasiskan keluarga berusaha membangun bisnis mebel dengan karya-karya unik.


Mulai terdapat usaha-usaha mebel yang mulai dipadukan dengan usaha lainnya, seperti restoran atau kafe. Salah satunya adalah Café de Rosso yang bermula dari sebuah toko mebel. Café tersebut menggunakan produksi mebelnya sendiri untuk memberikan atmosfir café yang stylish dan nyaman.


Wisatawan pun dapat menemukan cinderamata unik khas Okawa, seperti mainan kayu. Asukakubou menjadi salah satu pengrajin mainan kayu selama 15 tahun. Di dalam tokonya terdapat berbagai mainan kayu seperti kuda-kudaan, blok, atau gemerincing untuk bayi.