Lebih Banyak Makan Sayur Kurangi Resiko Kanker Bagi Pria

(Tokyo) Pria yang memakan lebih banyak sayuran memiliki resiko lebih rendah terkena kanker lambung, yang biasanya dialami kebanyakan warga Jepang, dibanding pria yang lebih sedikit makan sayuran, ungkap data Pusat Kanker Nasional (Kokuritsu Gan Senta/NCC ) yang dirilis pekan Kamis (15/01).


Lembaga kesehatan yang dikelola pemerintah ini menganalisa data dari sekitar 190.000 responden yang ikut dalam empat kajian ekstensif mengenai kaitan antara kebiasaan gaya hidup dengan resiko kanker, yang dimulai sejak tahun 1988.


Para peserta dibagi dalam lima kelompok, yakni berdasarkan volume sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi, dan resiko kanker lambung masing-masing kelompok selanjutnya dibandingkan.


Dalam 11 tahun berlangsungnya kajian, sebanyak 2.995 dari 190.000 peserta mengalami kanker lambung, dan resiko kanker lebih rendah dialami kebanyakan peserta yang makan banyak sayuran dan buah-buahan.


Sementara, data dari 150.000 peserta yang dianalisa menurut lokasi kanker. Sekitar 258 orang kanker terjadi pada sepertiga bagian atas lambung, dan 1.412 orang kanker terjadi pada dua pertiga bagian bawah lambung.


Resiko kanker lambung diantara pria yang memakan sayuran lebih banyak sebanyak 78 persen dibandingkan pria yang makan sedikit sayur. Namun tidak ada kaitan antara makanan sayuran dan resiko kanker lambung diantara wanita, yang cenderung lebih banyak makan sayuran dibanding pria.


"Karena infeksi Helicobacter pylori menyebabkan naiknya resiko kanker lambung, yang biasa ditemukan diantara warga Jepang, dampak anti oksidan dari sayuran diyakini mencegah Helicobacter Pylory merusak sel," ujar Shimazu Taichi, Kepala NCC Research Center for Cancer Prevention and Screening.