Alexandros Rilis Album Terbaru “ALXD”
Rabu, 09 September 2015 10:17
(Tokyo) Setelah merilis album Me No Do Karate pada tahun 2014 silam, Alexandros atau Champagne (nama sebelumnya) kembali merilis album terbaru ALXD di tahun ini. Band yang pernah konser di Jakarta ini, tidak akan mengubah ciri khas bermusiknya walaupun sudah mengganti nama.
Alexandros telah menduduki posisi ke 3 untuk album terbarunya di Chart Music Oricon pada 17 Juni 2015, dan akan tampil pada saat festival musik di Main venue musim ini.
ALXD, album terbaru Alexandros telah terjual sebanyak 50.000 kopi. Diawali dengan single pertamanya “Wataridori” (Migrant Bird), disusul dengan “Boo!” menggunakan irama yang “hidup” untuk para pendengarnya.
Kawakami, penulis lagu dari Alexandros ini mengatakan, “Kita telah menghidupkan suasana lebih dari yang diharapkan orang-orang. Itu hal yang menarik untuk kami. Judul dari “Wataridori” bermakna menciptakan hal-hal baru.”
Album tersebut berisi 14 lagu yang masing-masingnya menggunakan jenis aransemen dan teknik bermusik yang berbeda.
Ada yang berbeda dari lagu “Leaving Grapefruits”. Lagu ini menggunakan teknik aransemen yang menenangkan hati dan diiringi dengan lantunan suara Kawakami. Semasa kecilnya, ia menghabiskan hidupnya di Amerika Serikat. Kawakami sangat mahir menyanyikan lagu berbahasa inggris, dan juga memiliki suara bernada tinggi.
Hentakan permainan drum yang luar biasa, dimainkan Shomura Satoyasu yang lahir pada 23 Maret 1984 ini, memiliki tangan yang mampu bermain dengan hentakan cepat saat mengiringi setiap lagu.
“Saya yakin drum yang saya gunakan dapat dimainkan di berbagai suasana,” ujar Shomura, yang menggantikan drumer sebelumnya Ishikawa Hiroki.
Lain lagi dengan permainan gitar Shirai Masaki yang baru bergabung sejak tahun 2007 ini, menggunakan teknik bermainnya yang penuh warna dan mengesankan.
“Dulu saya pemain Bass, jadi saya mengembangkan teknik permainan gitar di band ini dengan tidak terjebak seperti bermain bass”, ujar Shirai yang lahir pada 19 Desember 1984 ini.
“Melodi yang diciptakan Kawakami sangat menarik, kami masih mengulang apa yang kami lakukan dan mencoba untuk merekam kembali. Jika saya rasa kami tidak melakukan kesalahan, saya merasa frustasi karena banyak hal yang belum menjadi prestasi,” ujar Isobe Hiroyuki sang pemain Bass yang lahir pada 29 Desember 1981.
Sekarang adalah waktunya menanamkan rasa percaya diri di setiap anggota. Bulan Juli lalu, Alexandros menyelenggarakan konser kedua di Hall Nippon Budokan, Tokyo dan konsernya sangat sukses.
“Bukankah seharusnya seperti itu? Karena saya menulis lagu dengan baik. Band rock bisa melakukan apapun. Saya harap band ini dapat terkenal hingga ke berbagai program TV, dan juga internasional,” ujar Kawakami.
Alexandros juga akan melanjutkan konsernya pada tanggal 9 Oktober di Hall Yokohama, Prefektur Kanagawa, dan konser ini akan berakhir di Makuhari Messe, Prefektur Chiba pada 19 Desember mendatang.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
