Presiden JICA : " Kami Akan Berupaya Wujudkan MRT di Jakarta"
Kamis, 06 September 2012 01:01
(JAKARTA-Indonesia) Presiden Japan International Cooperation Agency (JICA) Tanaka Akihiko Rabu (05/09) pagi di Kantor Wakil Presiden Jalan Veteran Jakarta Pusat menjelaskan, akan berupaya untuk mewujudkan MRT di Jakarta.
Hal itu disampaikan Tanaka, menanggapi pertanyaan Wakil Presiden Budiono mengenai perkembangan proyek MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta, yang merupakan bagian dari program Metropolitan Priority Area (MPA).
Proyek MRT Jakarta, yang ditujukan guna mengurai kemacetan di Ibukota, untuk pembiayaannya menggunakan pinjaman dari pemerintah Jepang, yang disalurkan melalui JICA, dengan biaya keseluruhan senilai 257 miliar yen.
Sementara Yopie Hidayat, Juru bicara Wakil Presiden yang juga turut hadir dalam pertemuan kepada media menjelaskan, Presiden JICA juga menyatakan proses pembangunan MRT tidak ada hambatan dan segera memasuki proses konstruksi, namun disisi lain juga mengharapkan proyek kerja sama infrastruktur yang sudah dirancang baik proyek MRT maupun program MPA bisa terwujud, dan tidak ada hambatan yang bisa menunda kelancaran proyek.
Pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani kerja sama 17 proyek infrastruktur Jakarta dalam program MPA. Beberapa proyek yang menjadi prioritas di antaranya pengembangan pelabuhan international, pembangunan MRT, jaringan transportasi publik, infrastruktur energi, peningkatan ruas jalan raya, perbaikan sistem suplai air, sistem pengolahan limbah, serta perbaikan sistem banjir.
Menurut Yopie, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang pada tahun 2011 telah menyusun rencana induk proyek MPA, untuk pengembangan kawasan metropolitan Jakarta, dan untuk pembahasan tahap akhir rencananya Menteri Koordinator Perekonomia Hatta Rajasa, yang juga Ketua Program MPA segera mengunjungi Jepang,
Lebih lanjut Yopie menjelaskan, Wapres dalam kesempatan itu juga menyampaikan kepada Tanaka bahwa dukungan JICA diperlukan terutama bagi kota besar seperti Jakarta, yang membutuhkan penataan infrastruktur yang cepat.
Tanaka bertemu dengan Wakil Presiden Budiono, selain untuk memperkenalkan diri sebagai Presiden JICA yang baru, mulai bertugas sejak bulan April silam menggantikan Ogata Sadako, juga untuk menjelaskan berbagai program JICA di Indonesia.
Dalam pertemuan dengan Budiono, Tanaka di dampingi Duta Besar Jepang untuk Indonesia Katori Yoshinori dan Kepala Perwakilan JICA Jakarta Kohara Motofumi. (Arry Raymond)