Banyak Hari Libur Selama Agustus, Penjualan Motor Honda & Yamaha Anjlok

(JAKARTA-Indonesia) Dampak dari banyaknya hari libur selama bulan Agustus, nilai penjualan motor Honda dan Yamaha di Indonesia turun tajam melampaui 20 persen.

Menurut data yang dirilis PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), penjualan selama bulan Agustus turun dibanding bulan Juli, masing-masing sebesar 22 persen dan 27,6 persen.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), selama bulan Agustus motor yang terjual di Indonesia sebanyak 429,236 unit. Dan dari keseluruhan jumlah motor yang terjual, AHM masih memimpin diposisi teratas sebanyak 261,946 unit, sementara YIMM sebanyak 133,020 unit.

Deputi GM Sales Division AHM Thomas Wijaya menyatakan, "Kondisi ini merupakan siklus tahunan di pasar motor domestik, karena jumlah hari kerja yang berkurang akibat libur lebaran. Mudah-mudahan akan terjadi rebound di bulan September."

Sementara Dyonisius Bety, Executive Vice President Director YIMM menjelaskan, "Pasar memang turun, namun menjelang lebaran tahun ini permintaan masih positif. Kondisi riil pasar bisa dilihat pada bulan September dan Oktober mendatang."

Namun dinaikkannya pembayaran uang muka pembelian motor, yang menjadi 25 persen berlaku mulai bulan pertengahan bulan Juni tahun ini, diperkirakan menjadi pemicu utama anjloknya penjualan motor Honda, dan Yamaha.

Selama bulan Agustus, penjualan skuter otomatik Honda dan Yamaha menyumbang porsi terbesar, masing-masing sebanyak 189,495 unit, dan 55,569 unit. Sedangkan di segmen motor bebek, Honda menjual 59,109 unit, dan Yamaha terjual sebanyak 43,746 unit.

Namun di segmen motor sport, pada bulan Agustus Yamaha memimpin dengan jumlah penjualan mencapai 33,705 unit, sementara Honda sebanyak 13,342 unit. (Arry Raymond)