Toyota Pilih Indonesia Sebagai Tujuan Investasi Utama
Selasa, 15 Januari 2013 00:15
(JAKARTA – Indonesia) Toyota Motor Corporation melakukan pergeseran strategi bisnis dari sebelumnya membangun pabrik baru tiap tahun menjadi berkonsentrasi pada pabrik yang ada. Akibatnya, sejumlah proyek pembangunan pabrik baru di seluruh dunia dihentikan hingga April 2016. Meskipun demikian, Toyota tetap akan melanjutkan proyeknya di Indonesia dan Thailand.
Langkah moratorium pabrik baru diambil agar perusahaan lebih fokus meningkatkan keuntungan melalui efisiensi fasilitas yang ada. Toyota Motor Manufacturing Indonesia menyatakan rencana awal penanaman modal Rp 13 triliun dalam lima tahun ke depan di tanah air akan terus dilanjutkan.
Indonesia direncanakan akan mendapatkan investasi total Rp26 triliun hingga 2020. Sebuah angka fantastis mengingat nilai sebesar itu setara dengan investasi Toyota di Indonesia dalam 40 tahun terakhir.
Selain Indonesia, proyek di Thailand juga akan diteruskan, namun nilai investasinya lebih kecil yakni sekitar Rp 5 triliun. Keistimewaan Indonesia untuk meneruskan proyek pabrik ini cukup wajar mengingat penjualan mobil tahun lalu sangat tinggi.
Sepanjang 2012, industri otomotif memecahkan rekor penjualan dengan 1,1 juta unit mobil. Dari angka itu, sebanyak 405.414 unit dikuasai Toyota, tumbuh 30,5% dibandingkan 2011.
Jumlah penduduk yang besar dan didukung kondisi ekonomi stabil menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis. Guna memenuhi permintaan yang terus meningkat, perusahaan yang berdiri sejak 1937 ini akan membangun pabrik barunya pada lahan seluas 150 hektar di Karawang, Jawa Barat pada November tahun ini.
Strategi untuk memfokuskan produksi di Indonesia juga didukung sejumlah perusahaan komponen di bawah Toyota Group. Aisin Seiki Co Ltd. menyatakan sudah membeli tanah untuk pabrik baru di Karawang, dan berupaya meningkatkan lokalisasi komponen primer, dan volume ekspor.
Juga Denso Corp, yang kini sedang menyiapkan pabrik baru di Bekasi dan ditargetkan bisa beroperasi pada awal 2014, serta peningkatan komponen lokal, juga penambahan volume ekspor.
Perusahaan mobil yang berpusat di Prefektur Aichi ini, tercatat memiliki 30 pabrik di Jepang dan 50 pabrik lain di luar negeri. (BN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
>> Pencarian
Memo Bisnis
| Toyota Mulai Produksi NAV1 18/01/2013 |
| artikel lainnya |
