Honda Motor Luncurkan Fit Shuttle Versi Wagon

(Tokyo-Jepang) Honda Motor Co Kamis (16/06) meluncurkan mobil wagon hibrida "Fit Shuttle," dengan ruang bagasi lebih luas, dan hemat bahan bakar, setelah sempat ditunda sekitar tiga bulan akibat bencana gempa, dan tsunami yang terjadi pada 11 Maret.

Saat ini di Jepang, persaingan di segmen wagon hibrida terlihat semakin meningkat, karena Toyota Motor Corp juga telah meluncurkan versi wagon Prius pada bulan Mei, yang permintaannya melampaui perkiraan awal.

Harga jual Fit Shuttle, yang di Indonesia dikenal sebagai Honda Jazz, di tingkat ritel, untuk versi hibrida mulai dari 1,81 juta yen, sedangkan untuk versi bensin mulai dari 1,6 juta yen.

Fit Shuttle versi hibrida bensin listrik untuk tiap pengunaan satu liter dapat menempuh jarak 30 kilometer, sama kemampuannya dengan Fit hibrida versi Hatchback, yang diluncurkan pada akhir tahun 2010, meski yang versi wagon lebih panjang 51 centimeter dibanding versi hatchback.

Honda Motor Corp menargetkan penjualan per bulan sebesar 4,000 unit, baik untuk versi bensin maupun hibrida, dan sejauh ini sudah menerima pesanan melampaui 7,000 unit, sejak mengumumkan dibukanya pemesanan pada bulan Maret.

Dalam konferensi pers, Presiden Direktur Honda Motor Corp Ito Takanobu menyampaikan permintaan maaf, karena keterlambatan peluncuran mobil terbaru ini.

"Kami harap pada akhir bulan ini produksi domestik kendaraan empat ban bisa kembali normal, dan produksi di manca negara antara Agustus sampai September," ujar Ito.

Honda awalnya berencana meluncurkan Fit Shuttle Wagon pada 18 Maret, namun mengumumkn penundaan karena tidak stabilnya pasokan komponen paska terjadinya bencana gempa dan tsunami.

Selain itu, Honda juga memindahkan produksi Fit Shuttle ke Prefektur Mie, dari Prefektur Saitama karena kurangnya pasokan listrik, akibat masalah yang dihadapi Tokyo Electric Power Co (TEPCO) akibat krisis di pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima, paska terjadinya gempa, dan tsunami pada 11 Maret silam. (YD/KN)