Honda Luncurkan Brio Untuk Penetrasi Pasar Kelas Menengah Indonesia
Ditulis oleh Administrator Senin, 06 Agustus 2012 12:25
(JAKARTA-Indonesia) PT. Honda Prospect Motor (HPM), meluncurkan Brio yang ditujukan untuk penertrasi pasar kelas menengah di Indonesia, dengan harga di bawah Rp 200 juta.
Hal ini diungkapkan President Director HPM Uchida Tomoki, Kamis (02/08), di sela-sela peluncuran Honda Brio di Tribeca Park, Central Park, Jakarta Barat.
“Brio akan mengisi pasar city car, yang saat ini permintaannya cukup tinggi, khususnya dari kelas menengah di Indonesia,” ujar Uchida. “Dengan harga yang terjangkau tidak sampai Rp 200 juta, kami harap Brio dapat mengisi pasar mobil Honda yang kosong di bawah Jazz, dan tentunya dapat menjadi andalan dalam peningkatan penjualan mobil Honda di Indonesia.”
Menambahkan Uchida, Marketing and After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy menyatakan, Honda Brio lebih ditargetkan bagi kaum muda atau keluarga muda modern, yang memiliki banyak aktivitas.
“Pasar bagi kaum muda dan keluarga muda modern akhir-akhir ini semakin berkembang. Oleh karena itu, Honda meluncurkan Brio yang cocok untuk pasar ini,” ujar Jonfis. “Dengan harga yang terjangkau, Honda Brio sangat cocok dijadikan mobil pertama bagi para mahasiswa atau pekerja muda, atau sebagai mobil keluarga dengan aktivitas yang padat, dan hanya memiliki anggaran terbatas.”
Meskipun harganya di bawah Rp 200 juta, Honda Brio dilengkapi dengan mesin yang telah lolos uji emisi EURO 4, interior yang nyaman, serta dilengkapi dengan lampu ECO, sebagai penanda pengendara tetap efisien dalam menggunakan bahan bakar, dan tingkat keselamatan penumpang yang telah diuji di fasilitas Real World Crash Test Honda di Jepang.
Lebih lanjut, Jonfis menyatakan target penjualan Honda Brio sebanyak 6,000 unit per tahun, dengan rasio 1,200 unit per bulan, dan jika permintaannya cukup besar, tidak menutup kemungkinan Honda Brio akan diproduksi di Indonesia.
“Untuk persediaan awal telah tersedia 1,500 unit Brio, yang tersebar di seluruh Indonesia, dan telah dapat dipesan mulai malam mini,” ujar Jonfis. “Kami harap jumlah ini cukup untuk permintaan selama satu bulan, karena saat ini kegiatan produksi masih dilakukan di Thailand, tapi kami targetkan tahun 2014 nanti Honda Brio akan dapat diproduksi di Indonesia. Saat ini kami masih fokus untuk pembangunan pabrik baru.”
Jonfis juga mengungkapkan, meskipun Honda Brio pertama kali diperkenalkan pada ajang Bangkok International Motor Show 2011, namun Indonesia merupakan negara pertama peluncuran Brio di Asia, dengan sedikit perbedaan pada mesin, desain, dan sejumlah spesifikasi, yang memang telah disesuaikan dengan pasar Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Jonfis juga menegaskan, Honda Brio bukan ditujukan untuk program Low Cost Green Car (LCGC), yang akan segera diluncurkan pemerintah Indonesia.
Honda Brio tersedia dalam 5 pilihan warna, yakni Fresh Lime Green Metalic, Taffeta White, Alabaster Silver Metallic, Crystal Black Pearl, dan Cerulean Blue Metallic, dengan harga jual mulai Rp 149 juta untuk tipe S manual, Rp 159 juta untuk tipe S otomatis, Rp 160 Juta untuk tipe E manual, dan Rp 170 juta untuk tipe E otomatis.
Tidak hanya itu, untuk menambah kesan sporty, Honda juga menyediakan stripe khusus yang dapat ditambahkan melintang di bagian atas dan kap depan mobil di setiap dealer dan bengkel resmi Honda dengan harga Rp 1,5 juta. (Nova)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
