PLN Terima Pinjaman USD 25 Juta Dari JBIC

(JAKARTA-Indonesia) Japan Bank for International Cooperation (JBIC) memberikan pinjaman sebesar dua miliar yen, atau setara dengan USD 25 juta kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk proyek pembangunan gardu listrik.

"Pembiayaan proyek ini sudah dilelang, pesertanya ada dari Cina, Jerman, Perancis Jepang dan Korea Selatan, paling rendah bunganya dari Jepang, yang kemudian dipilih jadi pemenang, PLN akan membayar bunga pinjaman sebesar dua persen, dengan tenor 12 tahun," ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji Senin (19/11) di Jakarta.

Menurut Nur, dana pinjaman dari JBIC akan digunakan PLN untuk membangun dua gardu induk 150 kV di Semanggi Barat dan Daan Mogot, serta pembangunan infrastruktur kabel bawah tanah dari Karet ke Semanggi Barat, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 24 bulan.

"Proyek ini sangat penting guna mendukung pasokan energi bagi kawasan bisnis di Jakarta yang semakin meningkat, dan pinjaman lunak dari JBIC mencakup 85 persen kebutuhan biaya proyek, dan 15 persen sisanya dari kas PLN," ungkap Nur. "Dana pinjaman dari JBIC akan ditarik mulai tahun depan, dan jika sudah mendapat persetujuan Kementerian Keuangan."

Sementara Naito Hideo General Director Power and Water Finance Department Infrastructure Finance Group JBIC menjelaskan, "Penyaluran pinjaman bagi PLN diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan Jepang yang melakukan ekspor dari Indonesia, dan disisi lain memenuhi kebutuhan Pemerintah Indonesia.