Ekspor Rumput Laut Ditargetkan Naik 15%
Senin, 21 Januari 2013 00:15
(JAKARTA – Indonesia) Indonesia sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, memiliki potensi besar bagi pengembangan hasil kelautan, salah satunya rumput laut. Melihat ekspor dua tahun terakhir selalu mengalami pertumbuhan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun ini menargetkan kenaikan nilai ekspor sebesar 15 persen.
Sebelumnya pada tahun 2011, produksi rumput laut mencapai 5,17 juta ton dan kemudian meningkat menjadi 6,2 juta ton pada 2012. Dengan proyeksi pertumbuhan 15 persen, nilai ekspor akan mencapai 230 juta dolar AS pada tahun 2013. Diharapkan produksinya akan terus mengalami kenaikan sehingga pada 2014 akan mencapai 10 juta ton.
Target tersebut kemungkinan akan dapat dicapai mengingat Indonesia memiliki area budidaya yang mencapai 1.110.900 hektar dan telah menempatkan diri sebagai penghasil rumput laut terbesar di dunia.
Jenis yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah spesies Eucheuma cottonii yang hidup di air laut. Sebagian besar hasilnya digunakan sebagai bahan baku industri kosmetik dan farmasi. Selain itu ada pula Gracilaria sp. yang dikembangkan di air payau. Selama ini pasar utama rumput laut Indonesia adalah Cina yang membeli dalam bentuk bahan mentah.
Selain Cina, Jepang merupakan negara tujuan ekspor potensial mengingat rumput laut sangat populer dan tak bisa dipisahkan dari sajian makanannya. Produk olahan berupa Nori banyak digunakan dalam makanan di antaranya sebagai pembungkus sushi dan onigiri.
Tak hanya untuk produk makanan, rumput laut banyak pula digunakan dalam industri farmasi, kosmetik, cat, tekstil, film, makanan ternak, keramik, kertas, dan fotografi. Produk turunannya, carrageenan dapat digunakan sebagai bahan pengenyal, pengemulsi, pengental, dan penjernih untuk bahan pencampur alami juga untuk pupuk.
Meskipun potensial, ekspor ke Jepang selama ini masih terkendala ketentuan ketat dalam Sanitary and Phytosanitary Measures, yakni standar yang mengatur keselamatan dan kesehatan makanan.
Rumput laut memiliki berbagai manfaat di antaranya mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, menyerap garam dalam tubuh serta kaya serat untuk memperlancar metabolisme tubuh. Sebagian besar daerah penghasil rumput laut berada di Indonesia bagian timur, seperti Sulawesi, Gorontalo, Maluku. Selain itu ada pula Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur.(BN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
BERITA TERKINI
- BTMU : "Jika Reformasi Berjalan, Pertengahan Tahun Pertumbuhan Ekonomi Bisa Capai 5 %"
- Toyota Bebaskan Paten Mobil Berbahan Bakar Hidrogen
- Panasonic Pertimbangkan Pengoperasian Kembali Fasilitas Produksi Domestik
- Abe Tegaskan Kontribusi Pada Perdamaian Pasca PD-II
- Abe Tegaskan Kontribusi Pada Perdamaian Pasca PD-II
- 2 Kapal Pasukan Bela Diri Ikut Mencari Korban AirAsia
- PemDa Terbelah Dalam Isu Pengoperasian Reaktor Nuklir
- Industri Garmen Gunakan Label Untuk Produk Buatan Lokal