Toyo Bangun Pabrik Amonia di sulawesi
Sabtu, 02 Maret 2013 20:21
(JAKARTA) Jumlah penduduk yang makin banyak makin meningkatkan kebutuhan akan pangan, efeknya permintaan pupuk untuk pertanian pun ikut mengikuti. Amonia sebagai bahan baku pun semakin dibutuhkan. Guna memenuhi kebutuhan amonia, PT Panca Amara Utama (PAU) menunjuk Toyo Engineering Corp. untuk membangun pabrik Amonia di Sulawesi.
Sekretaris Perusahaan, Kanishk Laroya mengungkapkan nilai proyek PAU mencapai USD500 juta hingga USD550 juta.
Menurut rilis resmi Toyo (28/02), PAU yang merupakan anak perusahaan produsen gas, PT. Surya Esa Perkasa Tbk. (SEP) menunjuk Toyo bersama PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT) untuk menangani Engineering, Procurement dan Construction (EPC). Pabrik yang akan dibangun berlokasi di Luwuk, Sulawesi Tengah dan berkapasitas produksi 2.000 ton per hari.
Proyek ini untuk menghasilkan ammonia sebagai persediaan bahan kimia industri seperti pupuk, ammonium nitrat menggunakan gas alam dari lapangan gas di Senoro dan Toili, Sulawesi Tengah. Dengan dibangunnya proyek ini, dapat meningkatkan nilai tambah gas yang diproduksi dalam negeri. Pembangunan pabrik ini dijadwalkan selesai kuartal ketiga 2015.
Kiprah Toyo di Indonesia telah dimulai sejak 1970 dengan melakukan berbagai konstruksi dan proyek di Indonesia. Mulai dari tahap awal perencanaan proyek, serta bekerja dengan beragam proyek untuk mempercepat perwujudan proyek.
Perusahaan yang didirikan tahun 1961 ini sekarang sedang membangun sebuah pabrik pupuk besar di Bontang, Kalimantan Timur. Desember tahun lalu, perusahaan ini juga menerima order proyek pupuk di Palembang, Sumatera Selatan.
Mengenai PT Panca Amara Utama adalah perusahaan penghasil ammonia yang 59,98% sahamnya dimiliki PT Surya Esa Perkasa Tbk, perusahaan terkemuka penghasil LPG dan kondensat dari gas alam.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
