Nissan Perluas Pabrik untuk Produksi Datsun

(JAKARTA) PT Nissan Motor Indonesia saat ini sedang dalam proses perluasan pabrik untuk produksi mobil murah ramah lingkungan, low cost green car (LCGC). Seperti diumumkan awal tahun ini, Nissan akan menggunakan merek Datsun untuk model terbarunya ini.


“Kami tidak membangun pabrik baru, tapi melakukan perluasan line produksi. Lokasinya masih di tempat sama dengan pabrik Nissan yakni di Kawasan Industri Bukit Indah, Purwakarta,” ungkap General Manager Marketing Strategy and Communication Department Nissan Motor Indonesia (NMI), Indriani Hadiwidjaja ketika dihubungi Halojepang!, Jumat (03/05).


Nissan berencana meluncurkan Datsun LCGC pada 2014 mendatang, mobil untuk segmen menengah ini ditargetkan mendongkrak penjualan NMI hingga mencapai 200.000 unit pada 2015.


Indriani menambahkan, “Pembangunan pabrik kini sudah mencapai 70%, dan diharapkan mulai memproduksi mobil pada 2014.”


Indriani belum bersedia membeberkan model Datsun seperti apa, hanya menyebutkan bahwa mobil ini akan didesain khusus sesuai kebutuhan Indonesia. Begitu juga harga jualnya juga belum bersedia menyebutkan kisarannya. Nissan masih menunggu aturan mobil murah dari pemerintah. Jika mengikuti yang ada, diperkirakan akan di bawah Rp1 juta.


Mobil untuk segmen menengah ini akan diproduksi sekitar 100.000 unit per tahun. Ini berarti kemunculan Datsun ini bisa menyumbangkan penjualan hingga sekitar 50% total penjualan. Tahap awal hanya akan dipasarkan di Indonesia dan belum berencana ekspor.


Mobil Datsun cukup dikenal di Indonesia pada tahun 80-an. Ini membuat pengenalan produknya tidak dimulai dari nol, karena konsumen sudah tahu tentang kualitasnya. Bahkan ada klub penggemar mobil lawas ini yang bernama Nissan Datsun Club Indonesia (NDCI).


Merek Datsun pernah digunakan Nissan Motor Co untuk berbagai jenis mobil di pasar mancanegara, dan sangat dikenal di pasar Amerika Utara, sebelum akhirnya digabung ke merek Nissan mulai tahun 1980.


Sementara itu, Nissan menargetkan penjualan tahun ini mencapai 84.000 unit, naik dari tahun lalu sebesar 67.730 unit.