Produksi Otomotif Bulan Agustus Alami Penurunan

(Tokyo) Produsen otomotif melaporkan, pada Senin (29/09) produksi sektor otomotif domestik pada bulan Agustus mengalami penurunan, yang disebabkan kenaikan pajak dan perubahan strategi produsen otomotif Jepang untuk memproduksi lebih banyak kendaraan di luar negeri.


Secara keseluruhan Toyota Motor Corp., Nissan Motor Co., Honda Motor Co., dan lima produsen otomotif lainnya membuat 597.940 unit mobil pada Agustus di Jepang, sesuai dengan data yang dikeluarkan kedelapan perusahaan.


Angka tersebut merupakan jumlah penurunan sebanyak 6.9 persen dari tahun lalu, dan terpaut jauh dari penurunan yang terjadi pertama kali pada Juli, sebesar 2.2 persen, selama 11 bulan.


Volume produksi menurun setelah asosiasi otomotif mengumumkan penurunan penjualan kendaraan baru pada awal September sebesar 9.1 persen, sementara tingkat permintaan tertekan oleh kenaikan pajak konsumsi pada April, dari lima persen menjadi delapan persen.


Usaha produsen otomotif untuk meningkatkan produk di luar Jepang untuk memenuhi kebutuhan di luar negeri juga gagal, juga mengurangi ekspor kendaraan dari Jepang.


Toyota, produsen mobil terbesar dunia berdasarkan volume penjualan, mengatakan telah memproduksi 209.762 unit mobil pada Agustus di pasar lokal, turun 10.2 persen disbanding tahun lalu.


“Penjualan domestik turun 12.8 persen menjadi 94.071 unit mobil, akibat kenaikan pajak konsumsi, dan ekspor yang merosot sebesar 9.8 persen ke angka 124.954 unit mobil dikarenakan pengiriman ke pasar utama seperti Amerika Utara, Eripa, dan Asia juga mengalami penurunan,” ujar juru bicara Toyota.


Sementara Nissan mengumumkan penurunan produksi domestik sebesar 20.7 persen menjadi 61.737 unit mobil. Honda juga mengalami penurunan produksi 4.7 persen menjadi 59.232 unit mobil, yang merupakan penurunan pertama dalam 12 bulan terakhir.


Mitsubishi Motors Corp. mempublikasikan penurunan 12.3 persen pada produksi domestik mereka untuk bulan Agustus, serta penurunan serupa dengan Toyota dialami Daihatsu Motor Co. yakni sebanyak 8.9 persen.


Tiga perusahaan lainnya, Suzuki Motor Corp., Mazda Motor Corp., dan Fuji Heavy Industries Ltd. (produsen merk Subaru), menunjukkan peningkatan pada produksi domestik mereka seiring dengan meningkatnya produksi kendaraan kecil.