NEC Sarankan Indonesia Kembangkan Infrastruktur Cerdas

(Jakarta) Permintaan sumber daya yang semakin tinggi, sementara sumber daya yang tersedia semakin sedikit, untuk itu NEC Corporation menyarankan Pemerintah Indonesia mengembangkan infrastruktur cerdas untuk pemanfaatan sumberdaya secara efisien.


“Yang menjadi faktor utama terciptanya infrastruktur cerdas tadi adalah ICT, Information dan Comunication Technology,” ucap Endo Nobuhiro, Presiden Direktur NEC Corporation Selasa (10/02).


Lebih lanjut Endo menjelaskan, infrastruktur yang baik itu harus mempertimbangkan empat hal, yakni keamanan, kenyamanan, efisiensi, dan kesetaraan.


“Agar bisa memanfaatkan sumberdaya yang sedikit dengan efisien, orang – orang di perkotaan membutuhkan infrastruktur yang cerdas,” tambahnya.


Untuk itu Endo menyarankan agar Pemerintah Indonesia harus lebih menfokuskan kepada sistem keamanan, “Keamanan terhadap serangan cyber, bencana alam, dan infrastruktur yang cerdas,” ulasnya.


Pernyataan Endo ini disampaikan di sela acara NEC Innovative Solutions Fair di The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta yang berlangsung pada pekan silam.


NEC memperkenalkan beberapa teknologi yang mampu meningkatkan kualiatas dari infrastruktur, diantaranya teknologi pengenalan wajah dalam 0,01 detik, manajemen bencana dan pemulihan, analisa big data, keamanan dunia maya, manajemen energy, dan lainnya.


Teknologi mutakhir lainya juga ikut dipamerkan, seperti teknologi optimasi penjadwalan bus menggunakan analisa big data untuk mengurangi waktu tunggu, sistem komando dan pusat kendali yang menggunakan video dan analisa suara untuk mendekteksi aktifitas mencurigakan.


NEC juga menampilkan sistem pengawasan pada acara akbar, yaitu Video Panorama HD (Panoramic Video Surveillance System – PVSS). Sistem ini mampu menampilkan rekaman video secara 3D dan mampu merekam hingga 180 derajat.