Realisasi Investasi Jepang di Kuartal 2-2015 USD 370 Juta

Realisasi Investasi Jepang di Kuartal 2-2015 USD 370 Juta(Jakarta) Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM mengumumkan investasi langsung pada kuartal kedua (periode April-Juni) 2015, baik domestik maupun dari mancanegara naik sekitar 16.3 persen dibanding periode yang sama di tahun 2014, yang sebesar Rp 135.1 triliun, dengan investasi dari Jepang senilai USD 370.11 juta.


Dalam keterangan pers yang dirilis Senin (27/07), disebutkan bahwa investasi langsung dari mancanegara pada kuartal kedua 2015 besarnya sekitar 68.2 persen atau Rp 92.2 triliun dari keseluruhan investasi, yang naik 18.2 persen dibanding periode yang sama di tahun 2014.


Sektor yang mengalami kenaikan antara lain, transportasi dan komunikasi yang nilainya USD 2.2 miliar, pertambangan USD 1 miliar, logam dasar, logam, kimia dan listrik USD 600 juta, dan sektor konstruksi USD 600 juta.


Sementara untuk negara yang paling banyak melakukan investasi, Malaysia berada di peringkat pertama dengan nilai investasi USD 2.30 miliar di sejumlah sektor seperti perkebunan, dan komunikasi. Di posisi kedua ditempati Singapura dengan investasi USD 1.1 miliar, setelah itu Jepang dan diposisi keempat Amerika Serikat dengan investasi USD 319 juta.


Secara keseluruhan, investasi langsung dari mancanegara dan juga domestik selama periode Januari-Juni 2015 tercatat senilai Rp 259.t triliun, naik 16.6 persen dibanding periode yang sama di tahun 2014.


Ka BKPM Franky SibaraniSedangkan investasi Jepang di periode Januari-Juni 2015 tercatat mengalami kenaikan, dari USD 1.5 miliar di tahun 2014 menjadi USD 1.6 miliar di tahun 2015.


Franky Sibarani Kepala BKPM menjelaskan, “Ada kemungkinan realisasi investasi baik domestik maupun mancanegara pada tahun ini melampaui target yang sebesar Rp 519.5 triliun meski ditengah pertumbuhan ekonomi terus melambat.”