200 Perusahaan Jepang Hadir Di Manufacturing Indonesia 2016

(Jakarta) Lebih dari 200 perusahaan Jepang tampil dalam ajang “Manufacturing Indonesia 2016” yang dibuka pada Rabu (30/11) dan berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut Pamerindo, yang menjadi penyelenggara acara, sebanyak 33.000 pengunjung diperkirakan hadir dalam event tahunan ini.


Selain dari Jepang, total lebih 2.000 perusahaan dari 30 negara juga tampil dalam pameran manufaktur terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan beragam jenis produk mulai dari tools and hardware, serta industrial automation and logistic.

Pada tahun ini, Japan External Trade Organization (JETRO) kembali menyiapkan Japan Pavillion yang menghadirkan sebanyak 46 perusahaan usaha kecil dan menengah yang sebagian besar sedang berupaya menjajaki pasar Indonesia.

Salah satu perusahaan yang tergabung dalam Japan Pavillion yakni Microstone, perusahaan asal Kota Saku, Prefektur Nagano yang menampilkan dua produk yakni Acceleration Sensor untuk aplikasi kesehatan dan Gyro Sensor yang digunakan pada industri manufaktur, untuk sistem manajemen pencegahan dan prediksi sebelum terjadinya masalah pada mesin.

“Keikutsertaan ini ditujukan untuk mencari calon mitra, ada sejumlah perusahaan lokal yang berminat datang mengunjungi booth kami, dan sepertinya itu akan mempercepat prosesnya,” ujar Shiratori Norihiko, Presiden Direktur Microstone.

Sementara dari Kota Sanjo, Prefektur Niigata, turut hadir Kaneko Mfg. Corp., yang bekerjasama dengan pemerintah daerah tampil untuk keenam kalinya dalam ajang tahunan ini.

“Di Indonesia tingkat penggunaan perkakas dengan harga murah buatan Tiongkok masih tinggi. Namun ada beragam mutu bahan baku baja serta teknik pemanasannya yang lebih tinggi. Secara umum, mutu perkakas buatan Jepang lebih tinggi levelnya dan juga lebih tahan lama,” ujar Kaneko Yoshiaki, Managing Director, Kaneko Mfg Corp.