Tim Samurai Biru Disambut Pendukung di Bandara Narita


(Tokyo) Tim Nasional Jepang yang gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia, setelah dalam tiga pertandingan di babak penyisihan grup C tidak berhasil menang sama sekali, disambut sekitar 1.000 pendukungnya saat tiba di Bandara Narita, Chiba Jumat (27/06) pekan silam.


Sorakan riuh rendah terdengar dari para pendukung ketika Manajer Tim Nasional Jepang Alberto Zaccheroni, dan para pemainnya, semua mengenakan setelan jas, dengan wajah tampak kaku keluar dari pintu terminal kedatangan.


Berbagai bentuk dukungan diperlihatkan para pendukung tim Samurai Biru di Bandara Narita. Salah satunya ialah banner yang dibawa seorang anak kecil bertuliskan, “Terimakasih atas mimpinya.”


Sementara ketika dikomentarnya mengenai masa depan tim Jepang, Nunome Harujun, Mahasiswa dari kota Kashiwa, Prefektur Chiba menyatakan, “Para pemain muda kemungkinan akan bermain di mancanegara, dan saya harap mereka jadi pemain inti dalam empat tahun mendatang.”


Tim Samurai Biru menempati posisi buncit dalam grup C Piala Dunia kali ini, dengan mendapatkan nilai satu poin, setelah kalah dalam dua pertandingan, dan hasil imbang pada satu pertandingan, yang membuat Zaccheroni menyatakan pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab atas hasil yang tidak memadai.


“Saya ingin para anggota tim tahu, bahwa mereka telah melakukan upaya terbaik,” ujar Hoshina Masako, seorang pegawai yang bekerja di Narita, Prefektur Chiba.