Konjen & Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang di Surabaya Gelar Bunkasai di BG Junction Mall
Rabu, 01 Februari 2012 16:06
(Surabaya-Indonesia) Konsulat Jenderal Surabaya bekerjasama dengan 7 universitas dan 5 lembaga kursus bahasa Jepang, sejak Jumat (27/01) hingga Minggu (29/01) menggelar festival budaya Jepang (Bunkasai), di BG (Bubutan Golden) Junction Mall, Surabaya, Jawa Timur.
Festival diselenggarakan guna memperkenalkan budaya Jepang kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan persahabatan antara Jepang dan Surabaya yang merupakan sister city Prefektur Kochi.
Dalam kata sambutannya, Konjen Jepang di Surabaya Masaaki Takano, menyatakan, "Saya senang sekali para pelajar bahasa Jepang di Surabaya bisa berkumpul untuk menyelenggarakan festival budaya ini. Acara juga menjadi kesempatan yang baik bagi mahasiswa dan pelajar bahasa Jepang, untuk memperlihatkan hasil belajar mereka selama ini. Saya harap acara ini bisa menjadi pengalaman yang baik bagi semua orang."
Lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, yakni Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Universitas Airlangga (Unair), Universitas 17 Agustus 1945, Universitas Brawijaya, Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), serta beberapa lembaga bahasa Jepang seperti Jasmin, IMc Center, Shinju, Centre For Languages Institut Teknologi 10 November (CLC ITS), dan Nihongo no Heya.
Festival dimeriahkan dengan pertunjukan Taiko (alat musik tradisional Jepang sejenis beduk), demontrasi upacara minum teh (cha no yuu), workshop origami, dan tarian Yosakoi yang merupakan tarian tradisional khas Prefektur Kochi. Pengunjung juga berkesempatan mencicipi berbagai makanan khas Jepang yang dijual di masing-masing booth.
Festival tidak hanya menampilkan kebudayaan tradisional Jepang, namun juga budaya pop seperti Cosplay dan band musik Jepang, serta berbagai perlombaan yang mengajak para pengunjung untuk berpartisipasi, seperti lomba karaoke lagu Jepang, kuis mengenai pengetahuan seputar Jepang, dan lomba membuat desain bento (bekal).
"Respon masyarakat terhadap festival budaya ini sangat baik. Selanjutnya, kami ingin terus menggelar festival untuk mengenalkan budaya Jepang kepada masyarakat Surabaya," ujar Masatake Ito, staf bagian penerangan Konsulat Jenderal Jepang. (II)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
>> Pencarian
>> Memo Bisnis
| Toyota Garap Segmen City Car dengan Etios Valco 13/03/2013 |
| artikel lainnya |
>> Sosial & Pendidikan
>> Gaya Hidup & Hiburan
| Ultraman Muncul di Kompetisi Cosplay 05/03/2013 |
| artikel lainnya |
