Industri Jawa Timur Berkembang, JAC Ekspansi ke Surabaya


(JAKARTA) Naiknya upah dan harga tanah di Jakarta dan Jawa Barat membuat perusahaan asal Jepang kini mulai melirik pengembangan industri ke Jawa Timur. Melihat potensi untuk penyediaan sumber daya manusia, JAC (Japan Agency & Consultancy)-perusahaan rekrutmen dan konsultasi bisnis- memutuskan membuka kantor baru di Surabaya, Jawa Timur.


“DKI Jakarta masih merupakan target nomor satu bagi JAC. Namun naiknya upah pekerja cukup berpengaruh bagi industri manufaktur yang padat karya, sehingga JAC memperkuat tim ke daerah,” ungkap Mariko Asmara, Presiden Direktur JAC Recruitment ketika dihubungi Halo Jepang!, Rabu (04/03).


Sudah banyak perusahaan Jepang yang berekspansi ke Jawa Timur, di antaranya seperti Unicharm, Ajinomoto dan Yakult yang memiliki pabrik di kawasan industri Ngoro, Mojokerto. Ada pula Otsuka yang berlokasi di kota Lawang. Kini sekitar 50 perusahaan tergabung dalam Asosiasi Jepang di Jawa Timur. Pembukaan cabang JAC di Surabaya yang tak jauh dari kawasan industri Mojokerto ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan sumber daya manusia bagi kawasan ini.


Mariko menambahkan,“Kualifikasi dan karakter di Surabaya berbeda, tidak semua kandidat karyawan dari Jakarta bisa kami bawa. Ini merupakan tantangan dan peluang bagi kami,”


Kantor baru Surabaya merupakan yang keempat setelah Jakarta, Bekasi dan Karawang. Cabang baru ini resmi beroperasi 2 April 2013 dan beralamat di lantai 2 gedung Intiland Tower, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya. Seorang asli Surabaya, William Widarto akan menjabat sebagai manajer didampingi penasihat senior Matsui Kazuhisa. Kini cabang Surabaya didukung oleh 6 orang staf.


Banyaknya portal lowongan pekerjaan yang bermunculan tak membuat JAC surut. Melalui pendekatan khusus, mengklaim bisa menyediakan calon karyawan yang sesuai untuk perusahaan. Perusahaan ini menerapkan metode wawancara mendalam untuk menemukan apa yang sebenarnya diinginkan oleh calon karyawan, sehingga bisa sesuai dengan nilai perusahaan.


Selain merekrut, JAC merupakan penyedia layanan untuk pendirian kantor, penerjemahan. Juga mengadakan training bisnis seminar, workshop, analisis pasar terkait politik, ekonomi, tenaga kerja.


Perusahaan yang beroperasi di Indonesia sejak 2002 ini merekrut profesional dari level Supervisor ke atas hingga wakil presiden. Tenaga profesional yang direkrut merupakan kalangan ‘kerah putih’ dan pengambil keputusan di perusahaan.


Setiap bulannya, rata-rata mampu menyediakan 80 hingga 100 orang kandidat, atau sekitar 1200 orang setahun. Kini lebih dari 950 pengguna memanfaatkan jasa JAC. Komposisinya, 45% berasal dari perusahaan Jepang, 30% perusahaan multinasional (non-Jepang) dan 25% perusahaan Indonesia.


Selain Jepang, perusahaan ini memiliki jaringan di Singapura, Malaysia, Thailand, Cina, Hongkong, Korea, Inggris. Tahun depan berencana menambah satu kantor lagi di Karawang, selain itu pengembangan bisnis juga akan dilakukan ke Sumatera dan Kalimantan.


Banner