Nijibox Targetkan Game untuk Pengguna Ponsel
Sabtu, 06 April 2013 00:19
(JAKARTA) Penetrasi pengguna ponsel di Indonesia yang sebesar 210 juta merupakan pasar potensial bagi social game. Inilah yang mendorong Nijibox Co Ltd, pengembang game berbasis di Tokyo melebarkan sayapnya di Indonesia dengan meluncurkan game ‘Fantasia Series.’
“Kami berusaha merambah pasar di kawasan Asia Tenggara. Salah satu pasar terpenting adalah Indonesia. Kami berharap ada peningkatan jumlah gamers dari Indonesia,” kata Aso Yoichi, Presiden dan CEO Nijibox.
Seri game yang diluncurkan itu terdiri 3 game yakni Monster Fantasia, Costume Fantasia dan Legend of Fantasia. Game itu menggunakan platform KotaGame dan Mig33.
Legend of Fantasia berlatar cerita tentang kehidupan kota Jakarta pada tahun 2078. Cerita berlangsung dalam dunia mana orang-orang hidup dengan damai dan pertumbuhan perekonomian yang pesat. Namun, tiba-tiba datanglah beberapa musuh misterius mencoba menghancurkan ketentraman Jakarta dengan teror yang menyeramkan.
Para pemain memiliki misi mengalahkan musuh-musuh itu dengan ponsel mereka dan mengembalikan Jakarta menjadi dunia yang aman damai.
Meskipun baru diluncurkan bulan Juli 2012, Nijibox membukukan total pengguna game di bulan Desember 2012 sebanyak 1,5 juta pengguna. Terlihat bahwa pertumbuhan pengguna mobile game di Indonesia bertumbuh sangat pesat hingga 6,2 kali.
Perusahaan yang didirikan 2011 ini telah meluncurkan 46 judul game dan 18 platform untuk ponsel pintar dan feature phone. Nijibox menjaring 5 juta pemain game dengan 4 juta pengguna berasal dari Jepang dan 1 juta pemain datang dari luar Jepang.
Dari total pengguna, 16% pemain mengunduh dari feature phone dan 42% lain dari ponsel pintar. Ini mempengaruhi strategi Nijibox akan terus mengembangkan aplikasi game untuk mobile phone.
KotaGames adalah platform social game yang sedang berkembang di Asia Selatan dan Tenggara dengan jumlah pengguna lebih dari 2,5 juta. Diluncurkan awal tahun 2012 oleh TMG, perusahaan game yang berbasis di Singapura. TMG bekerjasama dengan beberapa perusahaan telekomunikasi Indonesia.

