Produksi TV Sharp Capai 15 Juta Unit

(JAKARTA) Selama lebih dari 40 tahun menjalankan bisnis di Indonesia, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) sudah menjadi merek yang populer di masyarakat. Hal ini terlihat dari total produksi TV yang berhasil mencapai 15 juta unit pada Februari silam.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, hal tersebut membuktikan jika produk televisi Kami dapat diterima dengan baik, hingga Kami dapat terus memproduksi produk televisi dan mencapai angka 15 Juta unit”, ungkap Irie Fumihiro, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.


Pada era televisi yang mulai bergeser ke teknologi LCD, SEID tetap mempertahankan produksi layar tabung atau cathode ray tube (CRT). Hal ini cukup wajar mengingat pasar TV CRT masih cukup besar, walaupun permintaan terus menurun. September 2012 silam, SEID menegaskan masih akan memproduksi TV tabung hingga 2015 mendatang.


Pasar TV LCD di Indonesia juga tumbuh sangat pesat, terutama segmen 30 inci. Namun Sharp lebih banyak bersaing di pasar LCD dengan ukuran lebih besar.


Sharp pernah menjadi pemimpin pasar untuk tv tabung pada 1999 dan kini menguasai 50% pangsa pasar TV CRT di Indonesia.


Sementara itu, Herdiana Anita Pisceria selaku Produk Marketing General Manager, PT SEID menyatakan, “Kami yakin kami dapat terus meningkatkan produksi dan tetap mejadi market leader di tahun-tahun yang akan datang.”


SEID memulai usahanya di industri perdagangan elektronik pada 1969 dengan mengimpor TV hitam putih bermerek Sharp dari Sharp Singapura. Saat itu, Seid masih bernama PT Yasonta dan menjadi perusahaan pertama yang memperkenalkan TV hitam putih di Indonesia.


Pada tahun 1975, PT Yasonta mendirikan pabrik perakitan televisi berwarna pertama di Indonesia dimana pendirian pabrik ini bersamaan diresmikannya stasiun permanen televisi berwarna oleh TVRI. Produksi pertama dilakukan di tahun 1976 dengan memproduksi televisi berwarna dengan jumlah produksi sebesar 500 unit yang hadir dalam 3 ukuran layar 18”, 20” dan 26”.


Kondisi sekarang ini Sharp Indonesia mampu memproduksi sekitar 100 ribu televisi layar tabung per bulan dengan ukuran 14 dan 21 inci untuk pasar dalam negeri.


Banner