Permudah Sistem Pembayaran Online di Indonesia, Midplaza Group Luncurkan “VeriTrans Indonesia”

(JAKARTA-Indonesia) MidPlaza Group, bersama dengan VeriTrans Inc. dan Netprice.co.jp., Rabu (03/10), meluncurkan sistem pembayaran online “Veritrans Indonesia”, di bawah naungan PT. Midtrans, dengan tujuan mempermudah para pelaku e-commerce di Indonesia dalam melakukan transaksi.


Acara peluncuran dihadiri CEO Midtrans Ryu Kawano Suliawan dan CEO Veritrans Okita Takashi di Ballroom Intercontinental Hotel, Jakarta Pusat.


Dalam sambutannya, Ryu mengungkapkan “Veritrans Indonesia” akan menjadi tren baru dalam bertransaksi dengan mudah dan cepat, khusus untuk kegiatan belanja online, yang semakin menjamur di Indonesia.


“Bisnis online Indonesia sedang berada di awal pertumbuhan yang luar biasa. Namun, sistem pembayaran selalu menjadi masalah utama bagi perusahaan-perusahaan e-Commerce yang beroperasi di Indonesia. PT. Midtrans berkomitmen untuk memecahkan masalah ini dengan menawarkan solusi pembayaran online yang aman, terpercaya, mudah digunakan merchant, serta dipercaya oleh konsumen Indonesia. Kami bertujuan untuk melayani semua perusahaan e-Commerce Indonesia, baik startup maupun perusahaan multinasional,” ujar Ryu.


Veritrans sendiri merupakan perusahaan Payment Card Industry – Data Security Standard pertama di Jepang, dan telah berhasil bekerjasama dengan China Union Pay, untuk menerapkan sistem online payment gateaway. Melihat keberhasilan di Cina, Veritrans kemudian melebarkan pasarnya ke Indonesia, yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN.


Saat ini, Veritrans Indonesia telah bekerjasama dengan 4 situsweb, yakni platform penjualan desain Sribu pada Agustus silam, disusul dengan Krazy Market pada bulan September, serta Qeon Interactive dan Berrybenka pada Oktober ini.


Rencananya, dalam satu tahun ke depan, Veritrans Indonesia akan menargetkan kerjasama dengan lebih dari 200 perusahaan, khususnya pengembang e-commerce, yang membutuhkan sistem pembayaran online.


Target ini sangat mungkin tercapai mengingat transaksi online di Indonesia yang terus tumbuh dengan cepat beberapa tahun belakangan.


Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), transaksi online di Indonesia per Desember 2011, mencapai lebih dari Rp 4 triliun, dan diperkirakan akan terus tumbuh dalam 3-4 tahun ke depan, dipicu bertambah banyaknya kelas menengah, pemakai internet, dan meningkatnya kegiatan belanja online.


Bahkan hasil survei Master Card Worldwide online shopping 2011, memaparkan warga Indonesia tercatat paling banyak melakukan pembelanjaan secara online se-Asia Pasifik, dengan kategori pembelian tertinggi adalah produk lifestyle seperti fashion dan kosmetik, yang disusul dengan travel, musik/video/games, elektronik, dan buku.


Melihat perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia ini, semakin banyak pula situs web belanja online bermunculan, sebut saja Tokobagus.com, Tokopedia.com, Plasa.com, Krazymarket.com, dan Berniaga.com. Bahkan sejumlah bisnis e-commerce Jepang pun mulai merambah pasar Indonesia, seperti Rakuten Belanja Online dan Bukalapak.com. (AN)


Banner