CBN & Transcosmos Dirikan Perusahaan Call Centre


(TOKYO-Jepang) PT Cyberindo Aditama (CBN), anak perusahaan Salim Grup di bidang IT, dan Transcosmos Inc, perusahaan penyedia jasa outsourcing IT asal Jepang, berencana mendirikan perusahaan patungan di bidang call center di Indonesia.


"Indonesia memiliki populasi muda dengan jumlah pendapatan tinggi, dan juga daya belanja yang besar, serta diproyeksikan menjadi ekonomi ketujuh terbesar di dunia dalam dua dekade mendatang. Ini memberikan peluang bagi CBN dan Transcosmos untuk mendirikan perusahaan patungan di bidang call center di Indonesia, bersamaan dengan meningkatnya permintaan layanan berkualitas seiring pertumbuhan ekonomi domestik," ujar Benny Santoso, Executive Director Salim Group.


"Kami senang Transcosmos bisa menjadi mitra, karena meyakini Transcosmos memiliki pengalaman dan pengetahuan operasional dalam bisnis call centre di negara maju dalam waktu yang cukup lama," ungkap Benny.


Perusahaan patungan yang nantinya akan diberi nama PT Transcosmos Indonesia, dijadwalkan akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2013, dengan kepemilikan saham Transcosmos Inc dan CBN masing-masing sebesar 50 persen.


PT Transcosmos Indonesia akan menyediakan dukungan bagi perusahaan Jepang yang memasuki pasar Indonesia, serta bagi perusahaan Indonesia, dan kedepannya akan memperluas layanannya dengan menawarkan dukungan media sosial, pemasaran digital seperti iklan internet, dan produksi situs web.


Sementara Transcosmos, yang memperluas bisnisnya ke mancanegara sejak tahun 1988, dengan memasuki pasar Amerika Serikat. Namun untuk bisnis call centre, Transcosmos pertama kali berekspansi ke Korea Selatan di tahun 2000, dan Cina tahun 2006.


Menurut rilis yang diterbitkan Transcosmos, bisnis di kawasan Asia diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan perusahaan, dan khususnya Asia Tenggara, kebutuhan klien korporasi diperkirakan meningkat, dan merujuk pada pada hal itu, maka diputuskan untuk mendirikan perusahaan call centre di Indonesia.


Transcosmos mengharapkan bisa menerapkan pengetahuan yang dimilikinya guna meningkatkan penjualan klien korporasi melalui operasionalisasi, dan pengembangan sumber daya manusia untuk call centre, serta solusi pengurangan biaya. Sedangkan CBN akan menyediakan teknologi infrastruktur dan pengalaman bisnis, serta pengetahuan mengenai pasar Indonesia.


Sementara, PT Cyberindo Aditama, atau lebih dikenal sebagai CBN, didirikan 17 tahun silam dan merupakan salah satu perusahaan pionir di bidang komunikasi data dan IT. Mengawali bisnis sebagai penyedia jasa layanan internet, dan memperluas jaringannya untuk menyediakan berbagai layanan bagi klien perseorangan maupun korporasi.