Kao Kenalkan Popok Bayi Merries di Posyandu Bogor
Rabu, 10 Desember 2014 15:02
(Bogor) Agar semakin dikenal konsumen, PT Kao Indonesia memperkenalkan Merries, produk popok bayi sekali pakai, dengan menyasar para ibu yang memiliki balita dan tergabung di sejumlah Posyandu di beberapa kota di Propinsi Jawa Barat.
Bertempat di Puskesmas Mekarwangi, Bogor, digelar diskusi tentang pemakaian popok yang baik serta mengenalkan Merries kepada para ibu anggota Posyandu di tiga kelurahan pada Selasa (09/12).
Sebenarnya Merries bukanlah produk baru, dan sudah ada di Indonesia sejak 2012, namun cukup sulit dijangkau, karena diimpor dari Jepang sehingga harganya terbilang mahal. Pada Juni silam, Kao Indonesia membangun pabrik baru di Karawang, Jawa Barat, salah satunya untuk memproduksi popok bayi yang disebut produk nomor satu di Jepang ini.
"Popok bayi Merries dirilis ke pasaran pada Oktober lalu, dan bisa dibilang penjualan meningkat empat kali lipat dari sebelumnya," tutur Bun Susilowati, Associate Vice President Marketing Human Health Care & Fabric Home Care Kao Indonesia, yang menambahkan market share Merries untuk popok bayi masih sangat kecil.
Dalam setahun total penjualan popok bayi sekali pakai mencapai Rp6 triliun dengan pertumbuhan di atas 20%. Ditambah user ratio sekitar 32% dan jumlah populasi yang besar, permintaan diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini juga yang mendorong Kao memproduksi Merries di dalam negeri.
Terdapat dua varian Merries, yakni tipe premium yang masih diimpor dari Negeri Sakura, dan tipe ekonomis yang menyasar masyarakat kelas menengah ke bawah. "Tipe ekonomis inilah yang sudah diproduksi dalam negeri, karena sekitar 85% datang dari masyarakat yang menginginkan popok dengan harga terjangkau," tutur Susilowati.
Hingga saat ini, Kao Indonesia mengenalkan produk ini kepada para ibu anggota Posyandu di tiga kelurahan di Bogor, serta 800 Posyandu di Bandung. Selanjutnya akan menyasar sejumlah Posyandu di Jakarta serta sejumlah kota di Pulau Jawa.


