Toyota Housing Perkenalkan Rumah Contoh di Bekasi
Senin, 08 Juni 2015 12:37
(Jakarta) PT Toyota Housing Indonesia, anak perusahaan Toyota Housing Corporation yang berkantor pusat di kota Nagoya, Prefektur Aichi, memperkenalkan unit rumah contohnya di komplek Sakura Regency 3, Bekasi Jawa Barat yang mengedepankan rumah dengan masa pembangunan lebih cepat dan struktur anti gempa.
“Saat ini Indonesia sedang menghadapi kekurangan pasokan perumahan sebanyak 10 juta unit dengan kenaikan permintaan mencapai 800 ribu unit per tahun. Dengan teknologi yang dikembangkan perusahaan, kami dapat mempersingkat waktu pembangunan rumah dan membantu pemerintah menyelesaikan masalah backlog perumahan,” ujar Yamashina Tadashi, Presiden Direktur Toyota Housing Corporation Kamis (04/06) pekan silam.
Rumah buatan Toyota Housing ini masa pembuatannya selama tiga bulan atau 12 minggu, yang untuk proses pembuatan pondasinya butuh waktu 3 minggu, dilanjutkan pemasangan dinding serta lantai untuk lantai 1 dan 2, masing-masing butuh waktu satu pekan, kemudian pemasangan atap juga 1 minggu, dan terakhir untuk proses finishing selama 5 minggu, lebih cepat dibandingkan dengan masa pembangunan rumah konvensional yang butuh waktu sekitar enam bulan.
Sementara Hara Akihiro, Presiden Direktur PT Toyota Housing Indonesia menjelaskan struktur dinding panel yang terikat pada rangka baja kuat dan elastis, memakai standar yang sama digunakan pada mobil Toyota, membuat rumah buatan perusahaannya lebih tahan gempa.
Lebih lanjut Yamashina menjelaskan, ini merupakan pertamakalinya Toyota Housing memperkenalkan produk rumahnya di luar Jepang karena melihat potensi pasar perumahan di Indonesia yang besar, dan juga karena Toyota Motor telah lebih dahulu hadir disini, yang nantinya jaringan pemasok dan penjualannya akan dimanfaatkan untuk memasarkan produk rumah Toyota Housing.
Rencananya komplek Sakura Regency 3, kawasan hunian yang dikembangkan PT Toyota Housing Indonesia bersama PT Hatmohadji dan Kawan dengan PT Tokyu Land Indonesia, dilahan seluas 6.4 hektar dengan jumlah rumah sebanyak 114 unit, akan selesai pada tahun 2017.
Target pasar Toyota Housing adalah konsumen keularga muda berusia 30 tahun, dengan jumlah anggota keluarga empat orang, terdiri dari orang tua dan dua anak.
Untuk rumah yang dipasarkan sebanyak 3 jenis, dengan luas lahan 112 meter persegi, dan luas bangunan 132 meter persegi yang terdiri dari dua lantai, dengan harga jual berkisar dari Rp 1.6 miliar sampai Rp 1.7 miliar.
| BERITA MEMO BISNIS LAINNYA |
