Update Terakhir: 05:10 - 28 Nov 2010.

Sengoku : "Pasukan Bela Diri Merupakan Instrumen Kekerasan"

(Tokyo-Jepang) Sekretaris Kabinet (Kanbou Choukan) Sengoku Yoshito Kamis (18/11) menyatakan Pasukan Bela Diri (Jieitai) sebagai "instrumen kekerasan", yang memberi peluang bagi anggota parlemen dari kubu oposisi untuk menyerang pemerintah.

Pernyataan disampaikan Sengoku, saat menanggapi pertanyaan yang diajukan anggota parlemen dari kubu oposisi dalam sesi sidang Komisi Anggaran Majelis Tinggi, tentang pengumuman Kementerian Pertahanan terbaru, yang melarang semua pejabat senior kementerian dan Pasukan Bela Diri mengundang dalam acara mereka, tamu yang dapat membuat pernyataan politik, yang dapat berdampak pada netralitas Pasukan Bela Diri.

Ketika ditanya tentang perbedaan netralitas politik personil Pasukan Bela Diri, dan Pejabat dari Kementerian lain, Sengoku menjawab, perlunya untuk memasukan prinsip pengawasan oleh pihak sipil, mengingat pasukan Bela Diri merupakan "instrumen kekerasan", dan "seperti organisasi militer."

Karena kuatnya protes dari anggota partai kubu oposisi, yang mendominasi Majelis Tinggi, Sengoku lalu memperbaiki ungkapannya dengan menyatakan Pasukan Bela Diri sebagai "organisasi yang menggunakan kekuatan," dan meminta maaf kepada Pasukan Bela Diri atas pernyataan awalnya, yang diakui tidak layak.

Sementara dalam sesi rapat yang sama, Perdana Menteri Kan Naoto menyatakan, akan mengeluarkan peringatan kepada Sengoku terkait pernyataan yang dikeluarkan, dan meminta maaf atas pernyataan Sengoku yang telah menyakiti perasaan personil Pasukan Bela Diri. (Arry Raymond/KN)

Hak Cipta © 2010 Halo Jepang!. Dilindungi oleh Undang-undang