Abe Shinzo Kembali Pimpin Partai Liberal Demokrat

(TOKYO-Jepang) Mantan Perdana Menteri Abe Shinzo terpilih menjadi Ketua Umum Partai Liberal (Jimin To/LDP), setelah melewati pertarungan sengit dengan mantan Pertahanan Ishiba Shigeru, dan membuatnya kembali menjadi pimpinan politik puncak di Jepang.

Abe dan Ishiba melaju ke tahap lanjutan pemilihan Ketua Umum, yang hanya diikuti para anggota parlemen asal LDP, setelah dari kelima kandidat tidak ada satupun yang berhasil meraih suara terbanyak. Dan di babak akhir, Abe mengalahkan Ishiba dengan perbandingan suara 108 dan 89.

Pemilihan Ketua Umum LDP mendapat perhatian besar, karena pemenangnya berpeluang memimpin LDP mengalahkan Partai Demokrat dalam Pemilihan Majelis Rendah mendatang, yang kemungkinan akan dilaksanakan dalam satu tahun.

Tugas pertama Abe sebagai Ketua Umum LDP adalah menekan Perdana Menteri Noda Yoshihiko, untuk segera membubarkan Majelis Rendah dan segera melaksanakan pemilihan anggota baru.

Dalam tahap pertama pemilihan Ketua Umum, Ishiba mendapatkan dukungan terbanyak dari pengurus partai ditingkat daerah, yang juga merefleksikan opini publik, namun Abe lebih banyak mendapat dukungan dari para anggota parlemen.

Pada pemilihan tahap pertama, Ishiba mendapatkan 498 suara, 198 dari anggota parlemen, dan 300 dari pengurus partai di tingkat daerah.

Sementara Abe berhasil memenangkan pemilihan tahap kedua, padahal di babak pertama sempat tidak diperhitungkan.

Abe yang pernah menjabat posisi Perdana Menteri, pernah dikritik kaena mengundurkan diri pada bulan September 2007 dengan alasan kesehatan setelah hanya satu tahun menjabat, pasca kekalahan LDP dalam pemilihan Majelis Tinggi pada bulan Juli.

Namun Abe menjelaskan kini dirinya sudah stabil, berkat sejumlah obat-obatan baru, sekaligus menepis kekhawatiran dirinya tidak dapat bekerja keras, seandainya LDP kembali memegang tampuk kekuasaan.

"Saya akan berupaya maksimal untuk mengambil alih kekuasaan, dengan menggunakan pengalaman sebagai Perdana Menteri," ujar Abe setelah terpilih menjadi Ketua Umum LDP untuk masa jabatan tiga tahun.

Sementara dalam pemilihan tahap kedua, Ishiba gagal mendapatkan dukungan dari anggota parlemen asal LDP, meski sebelumnya sejumlah angota parlemen berupaya mempromosikannya.

Ditengah memburuknya hubungan Jepang dengan Cina dan Korea Selatan akibat perselisihan wilayah, Ishiba yang dikenal sebagai pengamat keamanan, mendapat sorotan media karena pendapatnya yang tajam dalam isu pertahanan mendapat dukungan publik.

Sedangkan Sekretaris Jenderal LDP Ishihara Nobuteru, yang pada pemilihan tahap pertama mendapat banyak suara dari angota parlemen, namun gagal mendapat dukungan dari pengurus partai di tingkat daerah, karena dinilai telah mengkhianati pimpinannya, mantan Ketua Umum Tanigaki Sadakazu.

Tanigaki memutuskan untuk tidak ikut dalam Pemilihan Ketua Umum, setelah melakukan pembicaraan beberapa hari dengan Ishihara Nobuteru.

Abe yang dikenal karena pandangannya yang nasionalis, sejak dimulainya kampanye pemilihan Ketua Umum pada 14 September, berjanji untuk menyusun kebijakan keamanan dan luar negeri yang tegas, khususnya guna menyikapi perselisihan wilayah dengan Cina dan Korea Selatan.

Abe juga berjanji untuk mengakhiri masalah deflasi Jepang yang sudah berlangsung dua dekade.

Guna mencapai tujuan itu, pertama-tama Abe harus membujuk Noda membubarkan Majelis Rendah , karena Perdana Menteri terpaksa bekerjasama dengan kubu oposisi guna meloloskan sejumlah legislasi di Parlemen. (KN/Arry)