PM Noda Perintahkan Percepatan Proses Dekontaminasi di Fukushima
Senin, 08 Oktober 2012 00:01
(FUKUSHIMA-Jepang) Perdana Menteri Noda Yoshihiko Minggu (07/10) memerintahkan Menteri Lingkungan Nagahama Hiroyuki untuk mempercepat program dekontaminasi wilayah yang terkena dampak radiasi pasca krisis nuklir di pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima.
"Rekonstruksi tergantung pada kemajuan program dekontaminasi," ujar PM Noda di kota Naraha Prefektur Fukushima. "Penting untuk mempercepat program dekontaminasi. Saya telah memerintahkan Menteri Lingkungan Nagahama."
PM Noda menyampaikan komentarnya seusai mengunjungi pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima Minggu pagi, yang tampaknya ditujukan untuk memperlihatkan tekadnya guna menangani krisis nuklir.
Untuk mempercepat program dekontaminasi, PM Noda menekankan agar mendelegasikan aktivitas dekontaminasi dan pembuangan limbah nuklir ke kantor dinas lingkungan di Prefektur Fukushima, dan mempererat kerjasama diantara kementerian dan lembaga pemerintah terkait.
Rencananya Kementerian Lingkungan akan menyusun tindakan kongkrit pada akhir bulan ini.
Sebelumnya pemerintah telah memutuskan untuk langsung mengawasi proses dekontaminasi di 11 kota di Fukushima, namun sejauh ini baru bisa dilaksanakan di tiga kota.
Seusai di kota Naraha, PM Noda melanjutkan kunjungan ke kota Motomiya, masih dalam Prefektur Fukushima, dan menginspeksi proses pengujian kontaminasi pada beras, dan memberitahukan kepada Walikota Takamatsu Gigyo bahwa dirinya akan menggunakan lebih banyak beras yang diproduksi di Fukushima untuk kantin di kantor Kementerian dan lembaga pemerintahan di Tokyo guna menunjukkan beras aman dimakan.
Sementara di komplek pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima, PM Noda mengenakan anti radiasi, dan untuk pertama kalinya memasuki bangunan reaktor nomor 4, untuk melihat kemajuan pembongkaran reaktor.
Reaktor Nomor 4 rusak setelah terjadinya bencana gempa dan tsunami berkekuatan 9 skala richter pada 11 Maret 2011, yang mengakibatkan ledakan hidrogen.
Saat ini, sedang dilakukan persiapan untuk pemindahan kolam penyimpan bahan bakar bekas (spent fuel pools) di reaktor nomor 4.
Ini merupakan Kunjungan kedua PM Noda ke Pembangkit Nuklir yang dioperasikan Tokyo Electric Power Co (TEPCO), kunjungan pertama dilakukan pada bulan September 2011.
Sebelum mengunjungi pembangkit nuklir, PM Noda bertemu dengan sejumlah petugas kepolisian yang sedang patroli di kawasan evakuasi di sekitar pembangkit nuklir.
Kepada para petugas kepolisian PM Noda menyampaikan, "Saya harap anda memainkan peranan penting dalam menjamin keamanan, serta membantu para warga."
PM Noda juga bertemu dengan delapan pegawai di pembangkit nuklir yang bertugas menangani krisis pada masa awal terjadinya krisis di "J Village", pusat pelatihan sepak bola, dan kini digunakan oleh para petugas yang menangani krisis di pembangkit nuklir.
"Sebagai rakyat Jepang, saya ingin menyampaikan penghargaan atas upaya yang telah anda lakukan untuk menangani krisis meski dalam situasi berbahaya, dan kondisi yang sangat darurat," ujar PM Noda.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|