Tingkatkan Kualitas, ClassNK Indonesia Resmikan Kenaikan Standar Sistem Kantor Cabang Surabaya

(Jakarta-Indonesia) PT. Nippon Kaiji Kyokai Indonesia (ClassNK), perusahaan yang melakukan inspeksi terhadap penggunaan teknologi yang aman bagi kapal, serta pelestarian lingkungan dan biota laut, Senin (11/07), di Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, menggelar pesta peresmian peningkatan standar sistem kantor cabang Surabaya, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas perusahaan.


Acara peresmian dihadiri lebih dari 200 orang undangan, termasuk Presiden Direktur Nippon Kaiji Kyokai Ueda Noboru, Presiden Direktur Nippon Kaiji Kyokai Indonesia Ikeda Hisashi, dan Presiden Komisaris Nippon Kaiji Kyokai Indonesia S. Maruli Pohan.


Sebelumnya, kantor cabang di Surabaya berada di bawah pengawasan kantor cabang Jakarta, sama seperti kantor cabang di Kepulauan Riau Batam, dan Balikpapan Kalimantan Timur, namun mulai kali ini standar sistem untuk kantor cabang di Surabaya ditingkatkan, sama dengan kantor cabang di Jakarta.


Selain itu, semakin banyaknya industri pembuatan kapal di Surabaya, juga menjadi salah satu alasan ditingkatkannya standar sistem di kantor cabang Surabaya.


“Sebelumnya, kami lebih memfokuskan bisnis di Eropa dan AS, namun tidak dapat dipungkiri perekonomian Asia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Oleh karena itu, kami juga mencoba memperkuat bisnis di Asia,” ujar Ueda.


Menurut Ueda, pertumbuhan ekonomi Asia yang cukup pesat, juga berpengaruh terhadap pengiriman sumber daya alam seperti mineral atau bahan makanan, salah satunya melalui jalur laut, sehingga membutuhkan kapal dengan standar keamanan internasional.


“Indonesia menjadi salah satu negara Asia, dengan jalur perdagangan yang ramai. Banyak kapal bermuatan sumber daya alam, yang melewati jalur laut Indonesia, atau bahkan berasal dari Indonesia. Hal ini menjadi kesempatan bagus bagi ClassNK untuk mengembangkan bisnis di Indonesia, salah satu caranya dengan meningkatkan standarisasi inspeksi,” ujar Ueda.


Lebih lanjut, Ueda juga mengungkapkan, perkembangan transportasi laut di Indonesia akhir-akhir ini juga mengalami kemajuan, terutama dalam bidang penambangan minyak dan gas bumi (LNG) di lepas pantai.


“Karena kapal bermuatan sumber daya alam yang sangat penting, keamanan atau teknologi yang digunakan dalam kapal pengangkut, harus sesuai dengan standar internasional,” ujar Ueda. “Oleh karena itu ClassNK akan melakukan inspeksi dengan standar internasional.”


Nippon Kaiji Kyokai merupakan salah satu asosiasi yang didirikan dibawah pengawasan Kementerian Agraria, Infrastruktur, Perhubungan, dan Pariwisata (Kokudo Koutsuu Shou/MLIT), khusus untuk melakukan inspeksi terhadap proses perakitan kapal, termasuk teknologi yang digunakan, sehingga dapat dinyatakan aman untuk digunakan.


Pada akhir tahun 2011, sebanyak 7,490 unit kapal dengan volume keseluruhan mencapai 185,860 juta ton, yang telah lolos sertifikasi ClassNK, sedangkan di Indonesia, sebanyak 280 unit kapal, dengan total volume 1,83 juta ton telah mendapatkan sertifikasi dan telah terjamin keamanannya. (AN/KN)