"Asia Pacific Bonsai and Suiseki 2011" di Kagawa Tampilkan Daya Tarik Pohon Bonsai Dari Berbagai Negara [18/11-15:54]
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 21 November 2011 16:36 Ditulis oleh Administrator Jumat, 18 November 2011 15:54
(Kagawa-Jepang) Pameran dan pertandingan Asia Pacific Bonsai and Suiseki ke-11, Jumat (18/11) sampai Senin (21/11) digelar di Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa, dengan menampilkan ribuan karya seni tanaman bonsai dari berbagai negara.
Acara ini dihadiri sekitar 30 ribu orang pecinta bonsai dari 26 negara, termasuk warga Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa, salah satu daerah terbesar yang memproduksi tanaman bonsai.
Pameran Asia Pacific Bonsai and Suiseki (Ajia Taiheiyou Bonsai Suiseki Taikai/ASPAC) pertama kali diselenggarakan pada tahun 1991 di Nusa Dua, Bali.
Di Jepang, membudidayakan tanaman bonsai menjadi hobi yang digemari kalangan orang tua dan muda. Sementara, menurut Japan External Trade Organization, di negara Eropa, seperti Belanda, Belgia, dan Jerman, kepopuleran tanaman bonsai setara dengan makanan Sushi atau olahraga Judo. Sementara, di Italia terdapat sekitar 200 komunitas pecinta bonsai.
Penjualan bonsai untuk pasar Jepang, terlihat cenderung mengalami penyusutan, namun terjadi peningkatan untuk pasar ekspor. Menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (Nourin Suisan Sho), pada tahun 2002 sebanyak 31,141 bonsai diekspor ke mancanegara. Sementara pada tahun 2010, jumlahnya meningkat menjadi 37,636. Permintaannya untuk Cina pun semakin meningkat.
Pada tahun 2010, jumlah ekspor Jepang untuk tanaman bonsai meningkat hingga lebih dari 20 persen. (II/YYN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|