Update Terakhir: 16:59 - 02 Apr 2012.

Warga Kawasan Shibayama, Prefektur Oita Gelar Hyoutan Matsuri [06/12-10:01]

(Oita-Jepang) Warga Kawasan Shibayama, Kota Bunko-Ono, Prefektur Oita, Minggu (04/12) menyelenggarakan Hyoutan Matsuri (festival sake) untuk memohon kesehatan dan kemakmuran, di Kuil Hachiman.


Tahun ini, Yukinori Ishida (68 tahun) salah seorang warga di Kawasan Takahata, terpilih sebagai Dewa Sake (hyoutan-sama), yang juga berperan sebagai pemimpin matsuri.


Hyoutan-sama tampil dengan mengenakan topi panjang yang berbentuk wajah manusia, dan alas kaki 'Oowaraji' yang terbuat dari jerami dan berukuran sekitar 1 meter dengan berat 20 kg, serta membawa kendi berbentuk labu (hyoutan) berisi sake.


Hyoutan-sama berdoa memohon kesehatan dan kemakmuran, kemudian ia menuangkan sake yang sudah diberkati kepada warga yang berkumpul di pinggir jalan, layaknya Dewa Sake.


Sebelum siang, Dewa Sake berangkat dengan kuda putih (shinme), yang telah disiapkan. Malam harinya setelah upacara di kuil selesai, Tarian Singa (Shishimai) mulai dipertunjukkan, bersamaan dengan arak-arakan mikoshi.


Hyoutan Matsuri dimulai sekitar 800 tahun lalu, ketika sebuah klan dari penduduk setempat membawa persembahan berupa pemanah berkuda, Tarian Singa (Shishimai), dan sake yang dikemas dalam hyoutan menuju kuil Usajinguu.


Tradisi ini diwarisi secara turun temurun dan masih dilakukan masyarakat Oita di Kawasan Shibayama dan Takahata. (Idhes/TN)