Upacara Minum Teh Dengan Cawan Raksasa di Kuil Sadaiji Prefektur Nara
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 16 Januari 2012 19:25 Ditulis oleh Administrator Senin, 16 Januari 2012 18:59
(Nara-Jepang) Sekitar 450 orang Minggu (15/01) mengikuti perayaan 'Hatsugama Ochamori', upacara minum teh dengan menggunakan cawan seberat 10 kg dan diameter sekitar 40 cm, di Kuil Sadaiji, Prefektur Nara.
Wanita dan anak-anak meminum teh di cawan raksasa sambil dibantu peserta disampingnya. Saat berusaha menengguk teh, kepala mereka terlihat masuk ke dalam cawan, dan suara tawa peserta lainnya pun turut meramaikan perayaan.
Ritual 'Hatsugama Ochamori' diselenggarakan sejak 800 tahun silam, dan merupakan upacara minum teh yang diadakan pertama kali setelah tahun baru, yakni setiap tanggal 15 Januari.
Pada jaman Kamakura, seorang biksu bernama Eison datang untuk memperbaiki bangunan Kuil Saidaiji. Disana ia memperkenalkan khasiat teh hijau, dan tata cara meminumnya kepada masyarakat setempat.
Sebagai pengganti sake yang dilarang dalam ajaran Buddha, mereka menggunakan teh ketika merayakan pesta dan menyebutnya sebagai 'chamori'.
Dalam acara yang diselenggarakan setiap 15 Januari, para biksu penghuni kuil membuat teh dengan menggunakan pengaduk raksasa. Kemudian para pengunjung akan dipersilahkan mencicipi teh yang dihidangkan dalam cawan besar.
Outake Yoshiyuki (11 tahun), murid kelas 5 SD asal Kota Izumi Ootsu Prefektur Osaka menyatakan, "Cawannya berat sehingga membuat tangan saya sakit, tapi rasanya enak." (II/AN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|