Dubes Katori : “IGGI, Struktur Pendukung Penting Bagi Kerjasama Ekonomi Jepang Dengan Indonesia”

(Jakarta-Indonesia) Kelompok Antar Pemerintah Bagi Indonesia (IGGI) merupakan struktur pendukung penting bagi kerja sama ekonomi Jepang dengan Indonesia, yang terus berlanjut hingga sekarang, ungkap Duta Besar Yoshinori Katori di Universitas Darma Persada (UNSADA), pada Kamis (13/9).

Saat Indonesia mengalami krisis ekonomi dan finansial pada pertengahan tahun 1960an, pasca kejatuhan Presiden Sukarno, Jepang mengusulkan penyelenggaraan konferensi Internasional guna membahas upaya untuk membantu memulihkan perekonomian Indonesia, yang digelar pada bulan September 1966 di Tokyo.

“Setahun setelah konferensi Internasional itu, IGGI didirikan, yang menjadi struktur pendukung penting bagi kerja sama ekonomi Indonesia dan Jepang”, tutur Dubes Katori.

IGGI merupakan wadah untuk menyalurkan pinjaman dari luar negeri yang selanjutnya digunakan pemerintah Indonesia untuk pemulihan dan pembangunan ekonomi.

Sejak awal terbentuk, pada tahun 1967 hingga dibubarkan pada tahun 2000, IGGI telah menyalurkan pinjaman senilai 100,5 milyar dolar AS.

Pertama kali dibentuk, IGGI beranggotakan sejumlah negara antara lain Jepang, Australia, Belgium, Amerika, Perancis, dan Kanada, serta beberapa lembaga internasional seperti Bank Pembangunan Asia, Bank Dunia, dan Dana Moneter Internasional. Pada awal terbentuknya, IGGI diketuai Belanda.

“Hubungan Indonesia dan Jepang yang intensif hingga saat ini, mulai berkembang di akhir tahun 1960an. Dengan wilayah yang luas, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang baik, sementara Jepang terkenal dengan teknologinya”, ujarnya. (AV)