Utamakan Kenyamanan Penumpang, KCJ Luncurkan KRL Khusus Wanita

(JAKARTA-Indonesia) PT. Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ), Senin (01/10) pagi, meluncurkan kereta listrik (KRL) pertama khusus bagi wanita, untuk jalur Bogor – Jakarta Kota.



KRL khusus wanita ini, merupakan upaya KCJ dalam mengutamakan kenyamanan penumpang, khususnya wanita, melanjutkan program gerbong khusus wanita yang diresmikan pada Agustus 2010.


Gerbong khusus wanita yang telah diluncurkan sebelumnya, hanya terdapat di bagian depan dan belakang kereta, serta dianggap masih kurang untuk memenuhi kenyamanan penumpang wanita setiap harinya.



Menurut rilis KCJ, KRL khusus wanita dengan 8 gerbong dan dapat mengangkut 84 penumpang duduk, hanya beroperasi 8 kali dalam sehari, dari pukul 06.30 hingga 18.36 setiap hari Senin-Sabtu.



Namun, rencananya KCJ akan menambah rangkaian KRL khusus wanita pada November mendatang, karena melonjaknya permintaan, khususnya untuk penumpang jalur Bogor-Tanah Abang.



Peluncuran KRL khusus wanita ini, bersamaan dengan diberlakukannya kenaikan tarif sebesar Rp 2,000,-, dari Rp 6,000,- menjadi Rp 8,000,-, untuk semua rute KRL jalur komuter.



Sebelumnya banyak pengguna KRL jalur komuter yang mengeluhkan kenaikan harga ini, karena pelayanan KRL yang belum maksimal, namun KCJ menegaskan kenaikan harga diputuskan untuk peningkatan kualitas kereta.



Kenaikan tarif juga dihubungkan dengan rencana KCJ yang menargetkan penambahan 90 unit gerbong bekas dari Tokyo Metro Co., untuk jalur komuter pada tahun 2012 ini.



Dari 90 unit yang ditargetkan, 30 unit diantaranya telah didatangkan pada bulan April silam, dan 20 unit lainnya pada September silam. Sedangkan sisa 40 unit gerbong rencananya baru akan didatangkan pada bulan November mendatang.



PT KAI, yang membawahi KCJ, saat ini melayani lebih dari 400 ribu penumpang dan terus memperbaiki kualitas pelayanan hingga mencapai target 1,2 juta penumpang pada tahun 2018.



“Kenaikan tarif tidak dapat dihindari jika menginginkan kualitas pelayanan yang baik,” ujar Corporate Secretary PT KCJ Makmur Syaheran dalam kesempatan wawancara pekan silam. “Kami rasa kenaikan tarif sebanding dengan peningkatan kualitas fasilitas yang akan kami berikan.” (AN)