Update Terakhir: 17:59 - 18 Apr 2011.

Musim Semi Tiba, Alergi Serbuk Bunga Ancam Sebagian Warga

(Tokyo-Jepang) Ketika memasuki musim semi saat cuaca mulai menghangat dan kuncup bunga mulai berkembang, serbuk sari mulai berterbangan dan menyebabkan alergi yang mengancam sebagian warga Jepang.



Alergi akibat serbuk sari bunga atau biasa disebut kafunshou, dapat menggangu aktivitas dan mengharuskan penderita untuk selalu mengenakan masker dan kacamata selama berada di luar ruangan.



Penderita alergi serbuk bunga biasanya mengalami gejala, seperti demam, mata gatal, hidung berair dan bersin-bersin, serta efek mengantuk untuk sebagian orang.



Selain itu, penderita alergi harus selalu menjaga kebersihan dan segera mencuci pakaian yang dikenakan setelah beraktivitas di luar ruangan.



Alergi biasanya disebabkan beberapa jenis serbuk bunga, seperti sugi (Cryptomeria Japonica), pinus, atau tanaman jenis Poaceae (rumput-rumputan).



Lembaga farmasi di Prefektur Osaka, menyelenggarakan survei 8,505 anak-anak berusia dibawah 16 tahun dari seluruh Jepang.



Survei menunjukan 14,1 persen anak-anak merupakan penderita dari orangtua yang tidak memiliki alergi. Selain itu, alergi serbuk bunga memiliki hubungan dengan faktor genetik.



Pencegahan alergi tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan masker, namun juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan menjalani pengobatan medis. (II/YN)